KARAWANG, NarasiKita.ID — Sebuah rumah milik Amsir, warga Dusun Puloharapan RT 06 RW 02, Desa Kampungsawah, Kecamatan Jayakerta, Kabupaten Karawang, ambruk setelah diterjang angin kencang pada Rabu (28/1/2026). Kondisi bangunan yang telah lapuk membuat rumah tersebut runtuh seketika, menambah daftar panjang warga yang menunggu janji bantuan pemerintah.
Sekretaris Desa Kampungsawah, Agum Gumelar, membenarkan kejadian itu. Ia menyebut, rumah Amsir sudah lama masuk kategori tidak layak huni dan bahkan telah diajukan bantuan melalui aplikasi Si Imah milik Pemerintah Kabupaten Karawang. Namun, hingga kini tak ada realisasi.
“Diterjang angin karena bangunan sudah lapuk. Sebelumnya juga sudah diajukan bantuan melalui aplikasi Si Imah sejak lama, tapi sampai sekarang belum juga direalisasi,” ujar Agum saat dihubungi NarasiKita.ID, Rabu (28/1/2026).
Agum menambahkan, pihak desa belum pernah menerima kunjungan survei ke rumah Amsir meski pengajuan telah dilakukan.
“Belum pernah ada survei ke rumah yang ambruk ini. Dulu pernah ada petugas datang, tapi hanya ke rumah di depannya rumah itu juga pernah ambruk dan sekarang sudah dibangun kembali,” jelasnya.
Kejadian ini diduga lemahnya tindak lanjut pemerintah terhadap warga miskin yang sudah bertahun-tahun menunggu bantuan perbaikan rumah. Padahal, pengajuan telah dilakukan secara resmi melalui sistem digital yang digembar-gemborkan sebagai wujud transparansi dan percepatan penanganan RTLH.
Fakta di lapangan justru menunjukkan sebaliknya sistem ada, namun pelaksanaan nihil. Rumah ambruk seperti milik Amsir menjadi bukti nyata bahwa aplikasi Si Imah belum menyentuh kebutuhan dasar masyarakat yang paling rentan. (Yusup)




























