Beranda Nasional Kolaborasi Program Prioritas Presiden Membangun Sumber Daya Manusia Menuju Kemandirian Ekonomi

Kolaborasi Program Prioritas Presiden Membangun Sumber Daya Manusia Menuju Kemandirian Ekonomi

BEKASI, Narasikita.ID– Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos) terus memperkuat kolaborasi Program Prioritas Presiden melalui kegiatan bertajuk “Membangun Sumber Daya Manusia Menuju Kemandirian Ekonomi” yang digelar di Gedung Seatentru, Wisma Mukti, Bekasi, Rabu (4/3/2026).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, dalam rangkaian kunjungan kerjanya di wilayah Bekasi pada awal Maret 2026.

Dalam sambutannya, Mensos menegaskan bahwa penguatan kualitas sumber daya manusia menjadi kunci utama dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan dan penerima manfaat bantuan sosial.

Berita Lainnya  DPC PDI Perjuangan Karawang Gelar Turnamen Mini Soccer Ramadhan Cup 2026, 24 Klub Muda Adu Gengsi di Lapangan Limitless Rengasdengklok

“Kita ingin memastikan bahwa setiap program bantuan sosial benar-benar tepat sasaran. Karena itu, pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) menjadi sangat penting,” ujar Gus Ipul.

Mensos menekankan bahwa pembaruan dan validasi DTSEN merupakan fondasi dalam memastikan distribusi bantuan sosial berjalan efektif, transparan, dan akuntabel. Dengan data yang akurat, pemerintah dapat meminimalisir potensi kesalahan sasaran serta meningkatkan kualitas intervensi sosial.

Upaya pemutakhiran data tersebut dilakukan melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta pendamping sosial di lapangan.

Selain agenda koordinasi dan penguatan program, Kemensos juga menyalurkan berbagai bentuk bantuan sosial kepada masyarakat di Bekasi. Salah satu bentuk kepedulian yang diberikan adalah santunan bagi anak yatim di wilayah tersebut.

Berita Lainnya  Muslub Korpri Karawang Cabut Keputusan Pengurus Lama, Sepakati Penyelesaian Dana Kadeudeuh Pensiunan ASN sebesar 7 Juta

Bantuan ini diharapkan tidak hanya meringankan beban ekonomi keluarga penerima manfaat, tetapi juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan mandiri.

Program ini sejalan dengan visi pemerintah dalam membangun SDM yang produktif dan berdaya saing. Melalui kolaborasi lintas sektor, Kemensos berkomitmen menghadirkan program pemberdayaan yang tidak hanya bersifat bantuan sesaat, tetapi juga mendorong penerima manfaat untuk bertransformasi menuju kemandirian ekonomi.

Kegiatan di Bekasi ini menjadi salah satu langkah konkret dalam mewujudkan pembangunan sosial yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia. (MA)

Bagikan Artikel