KARAWANG, NarasiKita.ID — Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Kutawaluya kembali menjadi sorotan publik. Menu yang disajikan oleh pihak SPPG dinilai jauh dari standar gizi nasional dan bahkan dianggap tidak layak konsumsi bagi siswa penerima manfaat.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, beberapa waktu lalu guru dan komite sekolah sempat berencana melakukan pengecekan langsung ke salah satu penyedia MBG. Namun rencana itu mendadak batal setelah pihak SPPG secara tiba-tiba menyajikan makanan dengan tampilan lebih higienis.
“Berdasarkan hasil investigasi saya, ada hari di mana para siswa menolak memakan makanan dari SPPG karena kondisinya benar-benar tidak higienis,” ungkap Sopyan, tokoh pemuda Kutawaluya, Minggu (01/3/2026).

Sopyan menegaskan, perbaikan sesaat tidak bisa menutup kesalahan mendasar dalam penyelenggaraan program yang menyangkut kesehatan anak-anak sekolah.
“Memoles menu agar tampak lebih baik bukan solusi. SPPG harus tetap bertanggung jawab atas kelalaiannya yang sempat viral dan meresahkan masyarakat,” tegasnya.
Ia pun mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) Karawang untuk segera turun tangan mengevaluasi kinerja penyedia MBG di Kutawaluya.
“Kalau perlu, cabut izin SPPG nakal yang terbukti abai terhadap standar kebersihan dan gizi. Jangan tunggu kasus serupa terulang,” tandasnya. (Sup)




























