BEKASI, NarasiKita.ID – Ratusan relawan berkumpul di pesisir Kampung Bungin, Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, pada Sabtu (22/11/2025), untuk membangun struktur pemecah gelombang (breakwater) dalam rangka memperingati International Volunteer Day (IVD) 2025.
Kegiatan ini menjadi upaya nyata mengurangi abrasi yang selama bertahun-tahun mengancam permukiman dan area tambak di kawasan pesisir tersebut.
Sejak pagi, para relawan dari berbagai komunitas bersama warga setempat bergotong royong menata batu-batu pemecah ombak dan memperkuat garis pantai. Aktivitas ini menjadi simbol kolaborasi masyarakat dalam menjaga lingkungan pesisir yang kian rentan akibat perubahan iklim.
Panitia IVD 2025, Suryadi, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk aksi nyata relawan dalam menghadapi persoalan lingkungan.
“Dalam rangka memperingati Hari Relawan Internasional, tahun ini kami fokus pada penyelamatan pesisir Muaragembong yang terus terdampak abrasi. Upaya ini kecil, tetapi berdampak besar bagi masyarakat,” ujarnya.
Warga setempat menyambut positif kegiatan tersebut. SR, penduduk Desa Pantai Bahagia, mengungkapkan bahwa abrasi telah memakan sebagian lahan permukiman selama beberapa tahun terakhir.
“Kami bersyukur para relawan mau turun tangan. Pemecah gelombang ini membantu menahan air laut dan memberi harapan bagi warga,” katanya.
Selain pembangunan pemecah gelombang, rangkaian IVD 2025 juga diisi dengan kegiatan penanaman mangrove, layanan kesehatan untuk anak-anak pesisir, serta aksi sunat massal.
Seluruh kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya perlindungan garis pantai dan pelestarian ekosistem pesisir. (MA)




























