BEKASI, NarasiKita.ID – Bencana banjir melanda Desa Pantai Harapan Jaya, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi. Berdasarkan data pendataan terbaru, sebanyak 775 kepala keluarga (KK) dengan total 2.486 jiwa terdampak akibat genangan air yang merendam permukiman warga, Selasa (13/1/2026).
Banjir tersebut menyebabkan 640 rumah warga terendam dengan ketinggian air bervariasi antara 20 sentimeter hingga 60 sentimeter, baik di dalam rumah maupun di halaman. Kondisi ini mengganggu aktivitas warga serta meningkatkan risiko gangguan kesehatan, khususnya bagi kelompok rentan.
Wilayah terdampak tersebar di sejumlah dusun dan kampung, di antaranya Penombo, Pengarengan, Bulak, Padat Karya, Utan Gedong, Pantai Harapan Jaya Bulak, dan Sungai Kramat. Genangan tertinggi tercatat di wilayah Utan Gedong, dengan ketinggian air mencapai 50–60 sentimeter.
Selain merendam rumah warga, banjir juga berdampak pada 126 lansia dan 206 balita. Kelompok ini menjadi prioritas perhatian karena memiliki tingkat kerentanan lebih tinggi terhadap dampak banjir, seperti penyakit kulit, gangguan pernapasan, serta keterbatasan mobilitas.
Di wilayah Penombo, banjir merendam beberapa RT dengan ketinggian air rata-rata 20–30 sentimeter. Sementara itu, di Pengarengan, sebanyak 77 KK atau 260 jiwa terdampak dengan genangan air mencapai 50 sentimeter di halaman rumah. Adapun di kawasan Bulak, sejumlah titik mengalami genangan hingga 40 sentimeter.
Hingga saat ini, sebagian besar warga terdampak masih bertahan di rumah masing-masing sambil berupaya menyelamatkan barang-barang berharga. Warga berharap adanya bantuan logistik serta langkah cepat dari pihak terkait guna menangani banjir dan mencegah dampak lanjutan.
Pemerintah desa bersama instansi terkait terus melakukan pendataan dan pemantauan kondisi di lapangan. Warga juga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi kenaikan debit air, terutama apabila curah hujan tinggi kembali terjadi di wilayah hulu.
Peristiwa banjir di Desa Pantai Harapan Jaya ini kembali menegaskan perlunya penanganan serius terhadap persoalan banjir rob dan luapan air di wilayah pesisir Kabupaten Bekasi agar kejadian serupa tidak terus berulang dan merugikan masyarakat. (MA/NarasiKita.ID)



























