Beranda Daerah Janji PJU di Rengasdengklok Cuma Omong Kosong, Bib Bentong Semprot Wakil Bupati...

Janji PJU di Rengasdengklok Cuma Omong Kosong, Bib Bentong Semprot Wakil Bupati & Dishub Karawang: Jangan Jadi Pejabat Pembohong!

KARAWANG, NarasiKita.ID — Tokoh masyarakat Kecamatan Rengasdengklok, Sarta atau yang akrab disapa Bib Bentong, menagih janji Wakil Bupati Karawang H. Maslani dan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang terkait pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) di Jalan Raya depan Kantor Polsek Rengasdengklok hingga Jalan dua arah Komplek Monumen Tugu Proklamasi dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rengasdengklok.

Aspirasi tersebut, kata Bib Bentong, telah disampaikan langsung oleh pejabat terkait saat kegiatan Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) di Kantor Kecamatan Rengasdengklok beberapa waktu lalu. Namun hingga kini, realisasi yang diharapkan masyarakat belum juga terlihat.

“Waktu kegiatan PATEN, saya sampaikan langsung kepada Pak Wakil Bupati dan Kepala Dishub agar segera dipasang PJU di jalur depan Polsek sampai arah Tugu Proklamasi. Mereka bilang siap, tapi sampai sekarang belum juga ada tindakan. Jangan jadi pejabat pembohong, rakyat sudah capek dibohongi terus!” tegas Bib Bentong, Selasa (16/12/2025).

Berita Lainnya  Tanggul Citarum di Telukbango Kritis, Warga Desak Pemerintah Ambil Langkah Nyata

Sebagai Bendahara Umum Forum Karawang Utara Bergerak (FKUB), Bib Bentong menilai sikap pemerintah daerah yang hanya manis di bibir tapi tumpul dalam aksi adalah bentuk pengkhianatan terhadap kepercayaan publik.

“Wakil Bupati dan Kepala Dishub harus tahu, rakyat bukan penonton di acara seremoni. Kami menuntut bukti, bukan janji. Jangan cuma datang ke PATEN buat pencitraan, lalu pergi tanpa meninggalkan hasil,” ujarnya.

Bib Bentong mengaku telah berulang kali menghubungi Wakil Bupati maupun Kepala Dishub, namun yang ia dapatkan hanyalah alasan dan janji kosong.

“Saya sudah WA dan telepon langsung. Jawabannya selalu nanti, nanti, nanti. Ini ‘nanti’ sudah berbulan-bulan. Kalau begini caranya, pejabat seperti ini layak disebut pelanggar janji publik!,” ungkapnya.

Berita Lainnya  Tanggul Sungai Citarum Jebol, Ribuan Warga Desa Pantai Bahagia Terendam Banjir

Ia menegaskan bahwa penerangan jalan bukan kemewahan, melainkan kebutuhan dasar dan simbol kehadiran negara di tengah rakyat. Jalur tersebut, kata dia, bukan hanya padat kendaraan dan aktivitas ekonomi, tapi juga merupakan salah satu akses menuju situs sejarah nasional Tugu Proklamasi Rengasdengklok.

“Miris sekali. Di tempat sejarah proklamasi, tempat lahirnya kemerdekaan, malah gelap gulita. Pemerintah seolah menutup mata. Kalau benar peduli rakyat, buktikan di lapangan, bukan di podium,” paparnya.

Lebih lanjut, Bib Bentong menyatakan bahwa rakyat tidak akan diam jika pejabat terus mempermainkan aspirasi.

“Kami warga utara tidak butuh pidato panjang. Kami butuh lampu jalan yang nyata. Kalau janji tak ditepati, rakyat akan ingat siapa yang berbohong. Jangan jadi pejabat pembohong karena kebohongan pejabat adalah bentuk penghinaan terhadap rakyat!” pungkasnya.

Berita Lainnya  Solidaritas Tanpa Batas, DPC GMPI Rengasdengklok Serahkan Bantuan ke DPD GMPI Karawang untuk Warga Terdampak Banjir

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan NarasiKita.ID masih berupaya untuk melakukan konfirmasi ataupun penjelasan kepada Wakil Bupati dan Kepala Dinas Perhubungan Karawang terkait asiprasi yang disampaikan langsung Bib Bentong. (Yusup)

Bagikan Artikel