KARAWANG, NarasiKita.ID – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Tanjung Mekar, Kecamatan Pakisjaya, Kabupaten Karawang, berujung ricuh pada Minggu (28/12/2025). Suasana yang semula kondusif mendadak memanas setelah warga pendukung salah satu calon kepala desa mengamuk di lokasi penghitungan suara.
Kericuhan diduga dipicu oleh kekeliruan panitia saat mengumumkan hasil penghitungan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 3, yang merupakan TPS terakhir. Berdasarkan keterangan sumber di lapangan, panitia sempat menyatakan penghitungan telah selesai, padahal masih ada satu bilik suara yang belum diumumkan hasilnya sehingga memicu kemarahan pendukung calon kepala desa nomor urut 3. Pasalnya, berdasarkan hasil sementara, calon nomor urut 2 unggul tipis dengan selisih hanya 78 suara. Massa yang tersulut emosi kemudian berteriak dan merangsek ke area penghitungan, membuat situasi berubah tegang dan nyaris tak terkendali.
Aparat gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, dan Linmas langsung bergerak cepat mengamankan lokasi untuk mencegah bentrok meluas.
Bupati Aep Turun Langsung ke Lokasi
Mengetahui adanya situasi memanas di wilayah Pakisjaya, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turun langsung ke lokasi untuk menenangkan warga dan memimpin musyawarah bersama para calon kepala desa serta perwakilannya.
“Ada ketidakpuasan di wilayah Pakisjaya, makanya saya hadir bersama Forkopimda. Pilkades ini sudah berjalan, namun saya sebagai Bupati menegaskan bahwa hari ini tidak akan saya tetapkan hasilnya jika masih ada pihak yang menggugat,” ujar Bupati Aep dalam pertemuan tersebut.
Ia menekankan bahwa pemerintah daerah berkomitmen agar pelaksanaan Pilkades berjalan dengan jujur, adil, dan tidak merugikan siapapun.
“Mudah-mudahan semuanya berjalan dengan baik. Saya ingin Pilkades ini betul-betul dilaksanakan dengan cara yang jujur dan berkeadilan,” tambahnya.
Hasil Pilkades Tanjung Mekar Ditunda Sementara
Dalam forum tersebut, Bupati Aep menegaskan keputusan penting: hasil Pilkades Desa Tanjung Mekar untuk sementara di-hold hingga ada keputusan resmi dari pengadilan.
“Sudah kita sepakati bersama, untuk Desa Tanjung Mekar hasilnya kita tunda dulu. Tidak ada pemenang sebelum ada putusan dari pengadilan,” tegasnya.
Kondisi Berangsur Kondusif
Pasca keputusan tersebut, situasi di sekitar lokasi berangsur kondusif. Aparat keamanan tetap disiagakan untuk mengantisipasi potensi gesekan lanjutan. Pemerintah Kabupaten Karawang memastikan proses hukum dan administrasi Pilkades Tanjung Mekar akan berjalan sesuai peraturan, dengan mengedepankan asas keadilan dan keterbukaan bagi semua pihak. (Ist/red)



























