Beranda Daerah Banjir Lumpuhkan Jalan Raya Pulo Rengas, Warga Gunakan Jasa Dorong Motor

Banjir Lumpuhkan Jalan Raya Pulo Rengas, Warga Gunakan Jasa Dorong Motor

BEKASI, NarasiKita.ID – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bekasi menyebabkan banjir di sejumlah titik, mulai dari permukiman warga, area persawahan, hingga ruas jalan utama. Salah satu lokasi yang terdampak cukup parah adalah Jalan Raya Pulo Rengas atau yang dikenal warga sebagai Toangan Pulo Rengas, tepatnya di perbatasan Desa Lenggahjaya dan Desa Setiajaya, Kecamatan Cabangbungin.

Genangan air setinggi sekitar satu meter membuat akses jalan tersebut lumpuh total. Sejumlah kendaraan, terutama sepeda motor, tidak dapat melintas karena mesin mati akibat terendam air. Kondisi ini menyebabkan antrean panjang dan menghambat aktivitas warga.

Berita Lainnya  Fenomena Aneh di Bekasi: Banjir Meluas, Sungai di Muaragembong Justru Mengering

Salah seorang pengendara, Andi (32), mengaku terpaksa menghentikan perjalanannya karena jalan tak bisa dilalui.

“Airnya tinggi banget, motor saya mati pas di tengah. Mau nggak mau harus dibantu warga buat nyebrang,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Minggu (25/1/2026).

Di tengah kondisi tersebut, sejumlah warga setempat memanfaatkan situasi dengan menawarkan jasa penyeberangan sepeda motor menggunakan kretek atau roda dorong. Para pengendara yang ingin melintas dikenakan tarif bervariasi, mulai dari Rp25.000 hingga Rp50.000, tergantung kesepakatan.

Pengendara lainnya, Rudi (27), mengatakan meski harus mengeluarkan biaya tambahan, jasa tersebut cukup membantu.

Berita Lainnya  Prakiraan Cuaca Kabupaten Bekasi Selasa, 27 Januari 2026: Hampir Seluruh Kecamatan Berpotensi Hujan Ringan

“Daripada motor rusak parah atau malah jatuh, mending pakai jasa dorong. Tapi semoga cepat surut karena ini jalur penting,” katanya.

Masyarakat yang hendak melintasi Jalan Raya Pulo Rengas diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan serta menggunakan jalur alternatif demi keselamatan. Hingga berita ini diturunkan, genangan air masih belum surut dan arus lalu lintas belum bisa dilalui. (MA)

Bagikan Artikel