BEKASI, NarasiKita.ID – Sebuah video berdurasi 1 menit 26 detik yang diunggah pada Senin (19/1/2026) beredar luas di berbagai grup WhatsApp. Video tersebut menyoroti fenomena alam tak biasa yang terjadi di Kabupaten Bekasi.
Di saat banjir merendam hampir seluruh wilayah akibat tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir, kondisi sebaliknya justru terjadi di wilayah pesisir Kecamatan Muaragembong. Sungai di kawasan tersebut dilaporkan mengalami penyusutan debit air hingga nyaris mengering.
Dalam video tersebut, seorang pria yang berada di atas perahu nelayan mengungkapkan bahwa dangkalnya air sungai membuat aktivitas melaut terganggu. Perahu nelayan tidak dapat bergerak normal karena minimnya ketinggian air.
“Air sungainya kering, perahu tidak bisa jalan. Kami berharap air dari hulu bisa sampai ke sini supaya sungai tidak kering,” ujar pria tersebut dalam rekaman video.
Ia juga menyampaikan harapan dan doa bagi warga di wilayah lain yang terdampak banjir di Kabupaten Bekasi.
“Semoga daerah Cikarang dan Bekasi yang banjir cepat surut, biar sehat-sehat selalu saudara-saudaraku,” ucapnya.
Fenomena ini menyita perhatian warganet karena terjadi di tengah bencana banjir yang meluas di sejumlah wilayah Kabupaten Bekasi. Sejumlah daerah dilaporkan terendam akibat luapan sungai serta tingginya intensitas hujan yang terjadi secara terus-menerus.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, video tersebut direkam oleh seorang nelayan warga Sungai Nawan, Kampung Pondok Dua, Desa Pantai Harapan Jaya, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi.
Hingga saat ini, penyebab pasti surutnya air sungai di wilayah pesisir tersebut belum diketahui. Dugaan sementara mengarah pada terganggunya aliran air dari hulu, pendangkalan sungai, hingga perubahan kondisi alam yang sulit diprediksi.
Belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait fenomena ini maupun langkah penanganan yang akan dilakukan. Warga setempat berharap pemerintah daerah segera turun tangan agar aliran sungai kembali normal dan aktivitas nelayan tidak terdampak lebih jauh. (M.A)


























