Beranda Daerah Retakan Tanggul di Tunggakjati Bertambah, Camat Karawang Barat Desak BBWS dan PJT...

Retakan Tanggul di Tunggakjati Bertambah, Camat Karawang Barat Desak BBWS dan PJT II Segera Bertindak

KARAWANG, NarasiKita.ID – Retakan pada tanggul di wilayah Benteng, Kelurahan Tunggakjati, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, dilaporkan semakin bertambah. Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah kecamatan karena berpotensi memburuk saat musim hujan apabila tidak segera ditangani.

Camat Karawang Barat, Agus Somantri, yang akrab disapa Asom, turun langsung meninjau kondisi tanggul pada Kamis (8/10/2026). Pengecekan dilakukan untuk mengetahui perkembangan kerusakan sekaligus mengantisipasi risiko yang dapat mengancam keamanan lingkungan dan masyarakat sekitar.

Dalam peninjauan tersebut, Asom didampingi Kasi Kesos Kecamatan Karawang Barat, Lurah Tunggakjati, Pembina Polri Tunggakjati, Kasi Trantib, serta unsur PSM/Puskesos.

Berita Lainnya  Tawuran Kembali Terjadi, FAIS Soroti Penanganan Konflik di Karawang

Asom mengatakan, retakan yang sebelumnya ditemukan kini dilaporkan bertambah. Ia khawatir kondisi tersebut semakin parah apabila tidak segera mendapat penanganan dari instansi yang memiliki kewenangan.

“Ini langkah antisipasi menghadapi musim hujan. Kami ingin mengetahui kondisi terkini tanggul yang mengalami retakan. Kemarin sudah ada bagian yang retak, sekarang bertambah. Ini yang kami khawatirkan, karena kalau tidak segera ditangani risikonya bisa semakin besar, bahkan jebol,” ujar Asom.

Menurutnya, hasil pengecekan lapangan akan dilaporkan kepada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Jawa Barat dan Perum Jasa Tirta II (PJT II) Wilayah I sebagai bahan tindak lanjut penanganan.

Berita Lainnya  Hampir Dua Bulan Debit Irigasi Tinggi, Warga Kutakarya Desak PJT II Bertindak Sebelum Banjir

Asom meminta kedua instansi tersebut segera turun ke lokasi untuk memeriksa kondisi teknis tanggul dan menentukan langkah penanganan yang diperlukan.

“Kami berharap BBWS Jawa Barat dan PJT II Wilayah I bisa segera turun dan melakukan intervensi. Kondisi ini jangan sampai dibiarkan karena kami ingin ada tindak lanjut secepatnya,” tegasnya.

Ia menilai, penanganan sejak dini diperlukan untuk mencegah kerusakan semakin meluas, terutama ketika curah hujan meningkat. Sebab, apabila retakan terus berkembang, risiko kerusakan tanggul dapat semakin besar dan berpotensi berdampak terhadap masyarakat di sekitarnya.

Selain meminta tindak lanjut dari instansi terkait, Asom menginstruksikan jajaran wilayah Tunggakjati untuk terus memantau perkembangan kondisi tanggul. Setiap perubahan, terutama jika retakan semakin melebar atau muncul kerusakan baru, harus segera dilaporkan agar dapat dikoordinasikan dengan pihak berwenang.

Berita Lainnya  DPRD Karawang Sambut Positif Perubahan Petrogas Menjadi Perseroda

“Yang paling penting sekarang adalah pemantauan dan koordinasi. Kalau ada perubahan kondisi di lapangan, segera dilaporkan supaya bisa cepat dikoordinasikan,” katanya.

Pemerintah Kecamatan Karawang Barat berharap laporan hasil pengecekan tersebut segera ditindaklanjuti. Kepastian pemeriksaan teknis dan langkah penanganan dinilai penting agar kondisi tanggul tidak semakin memburuk saat musim hujan. (*)

Bagikan Artikel