NarasiKita.ID – Waktu berbuka puasa bukan sekadar momen menyantap hidangan setelah seharian menahan lapar dan dahaga. Dalam ajaran Islam, detik-detik menjelang berbuka merupakan salah satu waktu paling mustajab untuk memanjatkan doa.
Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadis Nabi Muhammad ﷺ:
إِنَّ لِلصَّائِمِ عِنْدَ فِطْرِهِ لَدَعْوَةً مَا تُرَدُّ
“Sesungguhnya bagi orang yang berpuasa, ada doa yang tidak akan ditolak ketika berbuka.” (HR. Sunan Ibnu Majah no. 1753)
Sejumlah ulama menilai hadis tersebut berstatus hasan (baik) dan dapat diamalkan, sehingga menjadi dasar kuat anjuran memperbanyak doa saat berbuka.
Momentum Spiritual yang Istimewa
Para ulama menjelaskan, kondisi seorang Muslim setelah berpuasa seharian berada dalam keadaan penuh ketundukan dan harap kepada Allah SWT. Rasa lapar dan haus yang ditahan sejak fajar menjadi bentuk ibadah yang menghadirkan keikhlasan serta kerendahan hati.
Keadaan ini menjadikan waktu berbuka sebagai momentum spiritual yang sangat istimewa. Doa yang dipanjatkan pada saat itu diyakini lebih dekat untuk dikabulkan karena dilandasi kesungguhan dan keikhlasan dalam beribadah.
Dua Kebahagiaan Orang Berpuasa
Dalam hadis lain, Rasulullah ﷺ menyebutkan bahwa orang yang berpuasa memiliki dua kebahagiaan: kebahagiaan saat berbuka dan kebahagiaan saat bertemu dengan Rabb-nya kelak. Kebahagiaan saat berbuka bukan hanya karena dapat menikmati makanan dan minuman, tetapi juga karena telah menunaikan ibadah dengan penuh kesabaran.
Doa yang dipanjatkan pada waktu tersebut menjadi bagian dari kebahagiaan itu, karena diiringi harapan akan pahala dan ampunan dari Allah SWT.
Doa yang Dianjurkan
Salah satu doa yang dibaca Rasulullah ﷺ ketika berbuka adalah:
ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ
“Telah hilang rasa haus, urat-urat telah basah, dan pahala telah tetap, insyaAllah.”
Selain doa tersebut, umat Islam dianjurkan untuk memohon berbagai kebaikan, baik urusan dunia maupun akhirat, termasuk ampunan dosa, keberkahan rezeki, kesehatan, serta keselamatan keluarga.
Jangan Sia-siakan Waktu Berbuka
Momentum berbuka hanya berlangsung singkat. Karena itu, umat Muslim dianjurkan mempersiapkan doa sebelum azan Magrib berkumandang dan memanfaatkan beberapa menit tersebut untuk bermunajat kepada Allah SWT.
Dengan memahami keutamaan ini, diharapkan setiap Muslim tidak hanya menjadikan berbuka sebagai rutinitas fisik, tetapi juga sebagai sarana memperkuat hubungan spiritual dengan Sang Pencipta. (MA)

























