Beranda Nasional Tinjau Karangligar, Kang Pipik: Anggaran Bendungan Jangan Di-Hold, Karawang Sudah 25 Tahun...

Tinjau Karangligar, Kang Pipik: Anggaran Bendungan Jangan Di-Hold, Karawang Sudah 25 Tahun Jadi Korban Banjir!

KARAWANG, NarasiKita.ID – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Pipik Taufik Ismail atay yang biasa disapa akrab Kang Pipik dari Fraksi PDI Perjuangan, melakukan kunjungan ke Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, salah satu wilayah yang menjadi langganan banjir tahunan di Kabupaten Karawang.

Dalam kunjungan tersebut, Kang Pipik didampingi Anggota DPRD Kabupaten Karawang sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Karawang, Dede Anwar Hidayat. Keduanya berdialog langsung dengan warga dan perangkat desa mengenai penanganan banjir yang telah berlangsung selama puluhan tahun di kawasan tersebut.

Kang Pipik menjelaskan, persoalan banjir di Karawang tidak bisa dilepaskan dari progres pembangunan Bendungan Cibeet dan Cijuray yang menjadi proyek strategis nasional. Ia menegaskan, pihaknya di legislatif terus mendorong pemerintah pusat agar proyek tersebut tidak mengalami penundaan maupun pemangkasan anggaran.

Berita Lainnya  Wapres Gibran Tinjau Lokasi Banjir di Karawang, Serahkan Bantuan dan Minta Data Lengkap Pengungsi

“Kami sebagai legislator menyampaikan ke pemerintah pusat agar tidak ada relaksasi atau efisiensi terhadap anggaran Bendungan Cibeet. Ini harus menjadi skala prioritas penanggulangan bencana, khususnya agar alokasi anggaran untuk bendungan tidak di-hold,” tegas Kang Pipik, Sabtu (24/1/2026).

Selain menyoroti pembangunan bendungan, Kang Pipik juga menyinggung pentingnya rencana relokasi bagi warga di wilayah yang telah terdampak banjir selama lebih dari 25 tahun. Ia menilai, solusi jangka panjang perlu segera diwujudkan agar masyarakat tidak terus menjadi korban setiap musim hujan.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari agenda aspirasi dan pengawasan PDI Perjuangan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten, dalam mendorong percepatan penanganan banjir dan pembangunan infrastruktur pengendali air di Karawang. (Yusup)

Bagikan Artikel