KARAWANG, NarasiKita.ID – Seorang pemudik asal Bekasi, Umam, yang hendak mudik ke Yogyakarta, tertinggal oleh kendaraan travel yang ditumpanginya di Alfamart, Jalan Baru Lingkar Luar Karawang. Beruntung, dengan bantuan petugas BPBD Karawang, Umam akhirnya dapat melanjutkan perjalanannya ke kampung halaman pada Kamis (27/03/25).
Salah satu petugas BPBD, Kaming, menjelaskan bahwa saat sedang berjaga di Posko Kolaborasi BPBD sekitar pukul 02.00 WIB dini hari, mereka didatangi seorang pemudik yang didampingi oleh seorang tukang parkir dari Alfamart. Setelah menanyakan kronologi kejadian, diketahui bahwa Umam tertinggal saat travel yang ditumpanginya berhenti di Alfamart untuk mengisi saldo e-toll.
“Umam sempat berpamitan kepada sopir untuk buang air kecil. Namun, setelah keluar dari toilet, kendaraan travel yang ditumpanginya sudah pergi. Saat menanyakan keberadaan kendaraan tersebut kepada tukang parkir, diketahui bahwa travel sudah berangkat,” ungkap Kaming.
Umam berusaha menghubungi sopir travel, tetapi nomor teleponnya sudah diblokir. Tukang parkir kemudian membawanya ke Pos Pam BPBD untuk melaporkan kejadian tersebut. Awalnya, petugas BPBD mengarahkan Umam untuk melapor ke Pos Pam Kepolisian terdekat. Setelah laporan dibuat, polisi yang bertugas segera menghubungi pihak travel. Diketahui bahwa kendaraan travel yang ditumpangi Umam sudah berada di jalur Pantura Jatisari. Polisi kemudian mengarahkan Umam untuk menunggu kendaraan tersebut kembali.
Namun, sopir travel justru meminta Umam untuk menemuinya di exit tol Karawang Barat. Karena merasa tidak aman, Umam meminta bantuan kepada petugas BPBD untuk mengantarnya ke lokasi yang telah disepakati. Saat tiba di sana, kendaraan travel tersebut tidak terlihat. Umam kembali menghubungi sopir, tetapi hanya mendapatkan pesan singkat melalui WhatsApp yang menyatakan bahwa tas ranselnya telah dititipkan pada kendaraan lain yang sedang parkir di Indomaret dekat exit tol. Setelah itu, nomor telepon Umam kembali diblokir.
Melihat situasi ini, Kaming segera melaporkan kejadian kepada pimpinan BPBD untuk mendapatkan arahan. Setelah berkoordinasi dengan Dinas Sosial, pimpinan BPBD langsung turun ke Pos Pam Lamaran untuk menangani kasus ini. Bersama Kasi Kebencanaan Dinas Sosial, Dani Sonjaya, mereka membawa Umam ke Terminal Klari untuk berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan Dinas Perhubungan.
“Alhamdulillah, setelah koordinasi yang dilakukan, akhirnya Umam dapat melanjutkan perjalanan mudiknya ke Yogyakarta,” pungkas Kaming. (NK)




























