Beranda News Dalang Pembunuhan Sadis di Pekanbaru Masih Diburu, Rekaman CCTV Bongkar Peran Mantan...

Dalang Pembunuhan Sadis di Pekanbaru Masih Diburu, Rekaman CCTV Bongkar Peran Mantan Menantu

PEKANBARU, NarasiKita.ID – Kasus pembunuhan terhadap Dumaris Deny Waty Sitio (60) di kediamannya di Jalan Kurnia, Kecamatan Rumbia, Pekanbaru, masih terus menjadi perhatian publik. Salah satu pelaku yang diduga sebagai otak kejahatan, Anisa Florensia Boru Tumanggor, hingga kini masih dalam pengejaran aparat kepolisian.

Mengutip laporan MEDIA KUPANG, Anisa disebut sebagai mantan menantu korban yang diduga kuat menjadi dalang utama dalam aksi pembunuhan tersebut.

Dalam laporan tersebut juga diungkap rekaman CCTV berdurasi 8 menit 39 detik yang memperlihatkan secara jelas kronologi kejadian. Terlihat seorang wanita bercelana kuning dan kaos hitam yang diduga Anisa memasuki halaman rumah korban, diikuti seorang wanita lain yang mengenakan jaket dengan penutup kepala.

Berita Lainnya  RDP Tak Digubris DPRD, DPD GMPI Karawang Siap Gelar Aksi Damai

Korban yang tidak menaruh curiga membukakan pintu dan mempersilakan keduanya masuk. Bahkan, dalam rekaman itu, Anisa sempat mencium tangan korban layaknya seorang anak kepada orang tua sebelum berbincang di ruang tamu.

Namun situasi berubah drastis ketika seorang pria bertopi masuk sambil membawa balok kayu. Masih menurut MEDIA KUPANG, Anisa diduga berupaya mengalihkan perhatian korban sebelum pria tersebut melancarkan serangan brutal.

Korban dipukul berulang kali di bagian kepala hingga tidak bergerak lagi. Setelah itu, pelaku juga menghancurkan perangkat CCTV di dalam rumah untuk menghilangkan jejak.

“Anisa hanya menyaksikan tanpa berusaha menghentikan aksi tersebut,” tulis MEDIA KUPANG dalam laporannya.

Berita Lainnya  KMG Warning! Jelang Pengisian BPD 2026, Jangan Sampai Jadi Ajang Transaksi dan Stempel Kekuasaan Desa

Usai melakukan pembunuhan, para pelaku diduga membawa kabur sejumlah barang berharga milik korban, di antaranya perhiasan emas, uang tunai dalam mata uang asing, satu unit ponsel, serta perangkat elektronik lainnya.

Hal lain yang turut menjadi sorotan adalah kemunculan anak korban, Arnold, yang datang ke lokasi tak lama setelah kejadian. Namun, ia disebut tidak masuk ke dalam rumah dan justru pergi bersama para pelaku. Saat diamankan, Arnold mengaku tidak mengetahui bahwa ibunya telah menjadi korban pembunuhan.

Pihak kepolisian saat ini masih mendalami keterangan tersebut sekaligus memburu keberadaan Anisa yang hingga kini belum tertangkap. (MA)

Bagikan Artikel