Beranda blog Halaman 35

Bareskrim Polri Bongkar Jaringan Judi Online Internasional: 20 Tersangka Dibekuk, 112 Rekening Dibekukan

NarasiKita.ID — Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri menuntaskan pengungkapan besar jaringan judi online (judol) internasional. Sebanyak 20 tersangka diringkus di Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur.

Dari hasil penyidikan, 112 rekening bank diblokir karena digunakan untuk menggerakkan dana operasional sindikat. Bareskrim kini berkoordinasi dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk menelusuri jejak aliran dana dan aset para pelaku yang diduga terkait tindak pidana pencucian uang (TPPU).

“Kami tidak berhenti pada penangkapan pelaku. Penyidik terus memburu aliran dana, aset, dan pihak lain yang terlibat, termasuk yang berperan dalam pencucian uang. Semua proses kami lakukan profesional, transparan, dan berkeadilan,” tegas Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Wira Satya Triputra, Jumat (2/1/2026).

Kronologi Penangkapan

27 Agustus 2025

Operasi dimulai dari hasil analisa dan laporan masyarakat. Tim Subdit III Jatanras Dittipidum Bareskrim Polri di bawah pimpinan Kombes Dony Alexander bergerak serentak di lima wilayah: Kabupaten Pamekasan, Kota Tangerang, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur.

Sebanyak 9 tersangka ditangkap karena mengoperasikan situs T6.com dan WE88. Barang bukti yang disita antara lain komputer, laptop, handphone, buku rekening, ATM, token bank, slip setoran, kendaraan, dan dokumen perusahaan.

Para tersangka berperan sebagai admin keuangan, penyewa rekening, direktur perusahaan payment gateway, pemilik rekening penampung, hingga pemilik money changer yang digunakan untuk mencuci uang hasil kejahatan.

27 November 2025

Pengembangan kasus membawa penyidik ke Apartemen Laguna, Pluit, Jakarta Utara, dan Kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang. Empat tersangka tambahan ditangkap, terdiri dari admin situs, admin keuangan, serta pengelola jaringan judi online.

Barang bukti yang diamankan meliputi komputer operasional situs, laptop laporan keuangan, buku rekening, ATM, dan ponsel mobile banking.

Dari hasil interogasi, diketahui pemilik dan koordinator keuangan jaringan berada di Ruko Muara Karang, Pluit, yang kemudian berhasil diciduk oleh tim Bareskrim.

16 Desember 2025

Lima tersangka terakhir dibekuk di Cianjur, Jawa Barat, dalam jaringan situs 1XBET yang beroperasi lintas negara dengan koneksi ke Eropa dan Asia.

Penangkapan ini merupakan hasil pengembangan dari kasus serupa yang dibongkar pada November 2024 dan Februari 2025.

Barang bukti yang disita mencakup laptop, handphone, buku rekening, dan kartu ATM.

Pasal dan Ancaman Hukuman

Para tersangka dijerat dengan pasal berlapis: Pasal 303 KUHP, Pasal 45 ayat (3) jo Pasal 27 ayat (2) UU Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 1 Tahun 2008 tentang ITE, serta Pasal 3, 4, dan 5 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Ancaman hukuman bagi para pelaku mencapai 20 tahun penjara dan denda hingga Rp10 miliar.

Brigjen Wira menegaskan, Polri berkomitmen menindak tegas seluruh bentuk perjudian daring yang merusak sendi moral dan ekonomi masyarakat.

“Judi online bukan sekadar pelanggaran hukum, tapi juga sumber kehancuran keluarga, ekonomi, dan masa depan generasi muda. Komitmen kami jelas: memberantas sampai ke akar-akarnya. Langkah ini juga bagian dari dukungan Polri terhadap Program Asta Cita Presiden untuk menciptakan masyarakat produktif dan berintegritas,” tegasnya. (Ist/dtk)

Pemkab Karawang dan Baznas Salurkan Rp1,36 Miliar untuk Bencana Sumatera dan Palestina

KARAWANG, NarasiKita.ID – Menutup akhir tahun 2025, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Karawang menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp1,36 miliar untuk masyarakat terdampak bencana di Sumatera serta korban konflik di Palestina, Kamis (31/12/2025) malam.

Bantuan tersebut merupakan bagian dari program ASN Peduli, sebagai wujud nyata kepedulian Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat Karawang terhadap sesama.

Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh ASN serta masyarakat Karawang atas partisipasi dan keikhlasan mereka dalam penggalangan dana kemanusiaan tersebut.

“Alhamdulillah, hari ini kita telah menggalang dana sebesar Rp1,3 miliar melalui program ASN Peduli. Bismillah, Insyaallah akan kami salurkan untuk saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Sumatera, khususnya Padang, serta untuk masyarakat Palestina,” ujar Bupati Aep.

Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat yang tengah menghadapi musibah, sekaligus memperkuat semangat solidaritas kemanusiaan lintas wilayah dan bangsa.

“Kepedulian ini menjadi bukti bahwa Karawang tidak hanya berfokus pada pembangunan daerah, tetapi juga memiliki empati dan tanggung jawab sosial terhadap sesama,” tambahnya.

Total dana yang terkumpul melalui program ASN Peduli mencapai Rp1.360.698.336, yang akan disalurkan secara resmi melalui Baznas Karawang.***

Kijaga Kali Raih Anugerah Wira Dharma Jawa Barat 2025

BEKASI, NarasiKita.ID – Penggiat lingkungan asal Kabupaten Bekasi, Kijaga Kali, menorehkan prestasi membanggakan setelah meraih Anugerah Wira Dharma Jawa Barat 2025. Penghargaan tersebut diberikan atas dedikasi dan kontribusinya dalam menjaga serta melestarikan sungai (kali) di wilayah Kabupaten Bekasi.

Penghargaan diserahkan dalam malam penganugerahan yang digelar di Sasana Budaya Ganesa (Sabuga), Institut Teknologi Bandung (ITB), Kota Bandung, Selasa malam (30/12/2025).

Tokoh penggerak Kijaga Kali, Samanhudi, menyampaikan rasa syukur atas apresiasi yang diberikan oleh Gubernur Jawa Barat. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus konsisten melakukan konservasi sungai sekaligus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan.

“Semoga kepercayaan yang Pak Gubernur berikan menjadi pemantik bagi kami agar ke depannya terus konsisten melakukan konservasi kali-kali yang ada di Bekasi, serta menjadi sarana edukasi bagi masyarakat,” ujar Samanhudi, yang akrab disapa Kijaga Kali, Rabu (31/12/2025).

Dalam piagam penghargaan tersebut disebutkan bahwa Anugerah Wira Dharma Gubernur Jawa Barat disematkan kepada Samanhudi atas kontribusinya dalam mendukung pembangunan Jawa Barat Istimewa sebagai Tokoh Jaga Kali Bekasi.

Selain itu, Samanhudi juga mengingatkan Pemerintah Kabupaten Bekasi agar lebih memahami dan memperhatikan fungsi sungai sebagaimana mestinya. Menurutnya, sungai memiliki peran vital bagi kehidupan dan keseimbangan lingkungan.

“Lebih jauh dari itu, pemerintah daerah perlu menekankan perhatian terhadap fungsi kali, termasuk persoalan sampah, limbah industri, dan limbah domestik,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Anugerah Wira Dharma Jawa Barat merupakan bentuk apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat kepada individu, akademisi, maupun lembaga yang dinilai memiliki dedikasi serta kontribusi nyata dalam pembangunan daerah, khususnya di bidang lingkungan hidup, akademik, dan pengabdian kepada masyarakat.

Acara penganugerahan juga dirangkai dengan pementasan drama musikal “Rahvayana Kala Cinta di Jabar”, yang menjadi media penyampaian pesan moral serta penguatan nilai budaya dalam membangun karakter dan jati diri masyarakat Jawa Barat. (MA)

Guncang Malam Tahun Baru, Pemkab Karawang Lakukan Perombakan 216 Pejabat: Bupati Aep Tegaskan “Tak Ada Jual Beli Jabatan!”

KARAWANG, NarasiKita.ID — Malam pergantian tahun baru 2026 menjadi malam paling mengejutkan bagi birokrasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang.

Tepat di penghujung tahun, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh mengguncang struktur pemerintahan dengan melantik, merotasi, dan memutasi 216 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Karawang.

Prosesi Pengukuhan, Pemberhentian, dan Pengangkatan Pejabat yang mencakup Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Jabatan Administrasi, serta Penugasan Tambahan tersebut digelar di Lapangan Karangpawitan, Kecamatan Karawang Barat, Rabu malam (31/12/2025), di tengah euforia malam tahun baru.

Dalam sambutannya, Bupati Aep menegaskan bahwa langkah rotasi besar-besaran ini bukan untuk mencari popularitas, melainkan strategi percepatan kinerja dan komitmen politik pembangunan yang telah ia janjikan kepada rakyat Karawang.

“Ini bukan keputusan populis. Ini keputusan tanggung jawab. Saya ingin janji-janji kepada masyarakat benar-benar terwujud,” tegas Aep di hadapan ratusan ASN yang hadir.

Aep menekankan, perubahan besar ini menjadi momentum penting bagi jajaran birokrasi Karawang untuk keluar dari zona nyaman. Ia memuji kinerja ASN yang selama ini telah bekerja keras, namun menegaskan bahwa era pembiaran terhadap pejabat pasif sudah berakhir.

“Hampir satu tahun saya menjabat, masyarakat mulai merasakan hasilnya. Tapi kita tidak boleh puas. Siapa yang tidak mampu kerja, siap-siap dievaluasi,” ujarnya.

Menepis rumor yang beredar di masyarakat, Aep dengan lantang membantah isu adanya praktik transaksional dalam proses mutasi ini.

“Saya tegaskan, tidak ada jual beli jabatan! Ini murni seleksi berdasarkan kinerja dan integritas,” katanya.

Bupati menegaskan bahwa momentum malam tahun baru ini bukan sekadar seremoni, melainkan refleksi total arah pemerintahan Karawang ke depan.

“Saya bukan orang sempurna, tapi saya ingin jadi lebih baik. Malam ini bukan hanya pelantikan, tapi momentum untuk menata ulang arah birokrasi,” ujarnya.

Aep mengingatkan para pejabat baru agar tidak mabuk jabatan, dan fokus bekerja untuk rakyat, bukan untuk kepentingan pribadi.

“Jabatan ini bukan kemewahan, tapi tanggung jawab. Jangan terlena, karena rakyat sudah bisa menilai siapa yang benar-benar bekerja,” ucapnya.

Dalam pidatonya, Aep juga menyoroti potensi besar Karawang sebagai lumbung pangan nasional, sekaligus memperingatkan agar Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) tidak dikorbankan untuk kepentingan investasi jangka pendek.

“Sawah kita banyak, dan harus dijaga. LP2B jangan diotak-atik, apalagi untuk perumahan. Itu garis merah saya!” tegasnya.

Lebih jauh, Bupati menegaskan akan melakukan evaluasi kinerja secara ketat dalam enam bulan mendatang. Ia menantang seluruh pejabat untuk menunjukkan hasil nyata, bukan sekadar rutinitas administratif.

“Enam bulan kita lihat. Siapa yang tidak bisa kerja, saya cabut jabatannya. Camat yang malas bisa turun jadi sekretaris camat. Jangan main-main dengan amanah,” tegas Aep.

Menutup arahannya, Aep menyerukan perubahan budaya kerja ASN menuju kolaborasi tim yang solid, bukan heroisme individu.

“Kita bekerja bukan superman, kita ini super tim kalau kita kerjakan bersama-sama semuanya bisa diselesaikan dengan baik. Karawang harus benar-benar maju, bukan cuma slogan. Kita terbang bersama, bukan jalan sendiri,” pungkasnya. (ist/red)

KADIN Karawang Siap Songsong 2026: Perkuat Kolaborasi dan Inovasi Dunia Usaha

KARAWANG, NarasiKita.ID — Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Karawang, Emay Ahmad Maehi, S.Ag., S.H., menyerukan semangat kolaborasi dan inovasi dunia usaha dalam menyambut Tahun Baru 2026.

Ia menegaskan bahwa KADIN Karawang siap menjadi mitra strategis pemerintah dan pelaku usaha untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

“Memasuki Tahun 2026, kita berada pada momentum penting untuk memperkuat sinergi antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat. KADIN Karawang akan terus menjadi garda terdepan dalam mendorong iklim investasi yang kondusif, memperkuat inovasi sektor usaha, serta meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal,” ujar Kang Emay sapaan akrabnya, Rabu (31/12/2025).

Menurutnya, tahun 2026 menjadi tahun kerja nyata bagi seluruh pelaku ekonomi untuk beradaptasi terhadap dinamika global. Dunia usaha dituntut untuk lebih tangguh, kreatif, dan berorientasi pada inovasi agar mampu menjawab tantangan zaman.

“Kita tidak hanya merayakan tahun baru secara seremonial, tetapi juga memupuk semangat perubahan dan produktivitas. Dunia usaha harus menjadi penggerak utama pemulihan ekonomi melalui langkah-langkah konkret dan inovatif,” tambah Kang Emay.

Lebih lanjut, Kang Emay juga mengungkapkan bahwa semangat kebersamaan dan sinergi menjadi kunci utama dalam membangun perekonomian Karawang yang tangguh dan inklusif.

“Dengan kebersamaan dan kesungguhan, Karawang bisa menjadi contoh daerah dengan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, modern, dan berdaya saing tinggi. KADIN Karawang siap menjadi jembatan aspirasi pelaku usaha serta mitra pemerintah dalam mewujudkan kemajuan ekonomi daerah,” pungkasnya. (Yusup)

Menjelang Tahun Baru, Pemkab Karawang Bergejolak: Ratusan ASN Siap Hadapi Rotasi Mutasi dan Pengukuhan Jabatan

KARAWANG, NarasiKita.ID — Menjelang pergantian Tahun Baru 2026, suhu politik birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang meningkat tajam. Alih-alih merayakan malam pergantian tahun dengan suka cita, para pejabat justru diliputi kecemasan.

Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, dikabarkan akan menggelar mutasi dan rotasi besar-besaran terhadap ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) malam ini. Agenda tersebut disebut-sebut menjadi langkah strategis untuk merombak struktur pemerintahan menjelang tahun anggaran baru.

Tak hanya rotasi dan mutasi, sejumlah ASN juga akan dikukuhkan kembali dalam jabatan yang selama ini mereka duduki. Siapa yang dipertahankan, dan siapa yang harus terdepak dari kursinya, menjadi teka-teki yang menghantui kalangan pejabat eselon, terutama mereka yang berada di posisi strategis.

Kondisi “harap-harap cemas” semakin terasa di lingkungan Pemkab Karawang. Beberapa pejabat bahkan dikabarkan intens melakukan komunikasi dan pendekatan ke Bupati, Wakil Bupati, hingga Sekretaris Daerah (Sekda) sejak beberapa hari terakhir bahkan hingga larut malam.

Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Karawang, Gery S. Samrodi, membenarkan rencana mutasi besar-besaran tersebut.

“Iya, rencananya memang hari ini. Tapi kita lihat saja nanti. Kalau semua sudah siap, tinggal dilaksanakan,” ujar Gery singkat saat dikonfirmasi dikutip dari INews.Karawang.id

Ia menjelaskan, sekitar 300 ASN akan diundang langsung dalam kegiatan mutasi dan pengukuhan tersebut. Jumlah itu disebut hanya sebagian dari total ASN yang masuk dalam daftar rotasi.

“Tidak semuanya kita undang karena keterbatasan. Tapi proses mutasinya tetap berjalan,” tegasnya.

Malam Tahun Baru di Karawang kali ini bukan hanya soal kembang api dan hitung mundur. Di balik sorotan lampu dan pesta rakyat, ada drama birokrasi yang menentukan arah kekuasaan, nasib jabatan, dan masa depan para pejabat Pemkab Karawang. (Yusup)

Askun Sentil Kabid SDA PUPR Karawang: Terlalu Banyak Mimpi, Kerjanya Kayak Keong!

KARAWANG, NarasiKita.ID – Praktisi hukum dan pengamat kebijakan publik, Asep Agustian, SH., MH., menilai kinerja Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Karawang di bawah kepemimpinan Aries Purwanto perlu dievaluasi total oleh Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh

Menurut Asep, meski di tahun 2025 Pemerintahan Aep–Maslani berhasil menorehkan sejumlah capaian besar di bidang infrastruktur, masih ada “duri dalam sekam” yang menghambat reputasi kinerja Pemkab Karawang, salah satunya proyek Sabuk Pantai (Sea Wall) di Muara Pakisjaya.

“Harus dievaluasi total Kabid SDA PUPR itu. Di satu sisi kita bangga ada proyek-proyek monumental seperti Underpass Gorowong dan GOR Panatayudha. Tapi di sisi lain, masih ada pejabat yang kerjanya lamban seperti keong,” tegas Asep, Selasa (30/12/2025).

Proyek sabuk pantai senilai Rp900 juta yang dikerjakan CV Mazel Arnawama Indonesia diketahui mangkrak dan dihentikan sementara karena gagal diselesaikan tepat waktu. Hingga akhir tahun, progres fisik baru mencapai 56 meter dari total 80 meter, jauh dari target.

Tim audit Dinas PUPR Karawang pun menghentikan pengerjaan proyek tersebut menjelang tutup tahun. Namun baik pihak pelaksana, maupun Kabid SDA Aries Purwanto, sama-sama bungkam saat dimintai klarifikasi oleh wartawan.

“Pejabat seperti itu gak layak duduk di posisi strategis. Kalau gak bisa kerja cepat, ya mundur! Ulah ngagokan. Mutasi saja ke kecamatan biar bisa evaluasi diri. Jangan sampai bupatinya gaspol, tapi pejabatnya malah rem tangan,” sindir keras Ketua DPC PERADI Karawang itu.

Asep yang dikenal kritis terhadap kebijakan publik ini menilai, kelambanan proyek tersebut bukan semata urusan teknis, tapi cerminan lemahnya kepemimpinan dan perencanaan di internal Dinas PUPR Karawang.

“Saya sudah prediksi dari awal proyek itu gak akan selesai. Kabid-nya terlalu banyak mimpi dan halu. Katanya akademisi, tapi gak bisa menghitung tenggat waktu proyek secara ilmiah,” ujar Asep yang akrab disapa Askun.

Ia juga menyindir gaya kepemimpinan di Bidang SDA yang lebih sibuk membangun citra daripada menyelesaikan pekerjaan.

“Kalau pejabatnya sibuk tampil tapi lupa tanggung jawab, rakyat yang dirugikan. Proyek sabuk pantai itu contohnya uang sudah digelontorkan, tapi manfaatnya nol di akhir tahun,” tandasnya. (Yusup)

Gerindra Karawang Tanam 5.000 Mangrove dan Salurkan Bansos di Pesisir Cemara Jaya

KARAWANG, NarasiKita.ID – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Karawang menunjukkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan dan kepedulian sosial melalui aksi nyata di wilayah pesisir Karawang, Selasa (30/12/2025).

Kegiatan yang dipusatkan di Desa Cemara Jaya, Kecamatan Cibuaya, ini menggabungkan dua agenda utama: penanaman 5.000 pohon mangrove untuk mencegah abrasi pantai serta penyaluran bantuan sosial bagi anak yatim dan lanjut usia (lansia) di sekitar lokasi kegiatan.

Aksi tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, serta melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat. Sejumlah tokoh penting juga hadir, di antaranya Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Dea Eka Rizaldi, Ketua DPRD Karawang H. Endang Sodikin, Ketua DPC Gerindra Karawang Ajang Sopandi, serta jajaran Fraksi Gerindra DPRD Karawang.

Ketua Pelaksana kegiatan, Ecan Prendisco, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan dari berbagai pihak, khususnya Pemerintah Kabupaten Karawang.

“Hari ini kami melaksanakan penanaman 5.000 pohon mangrove sebagai langkah konkret pencegahan abrasi pantai, sekaligus menjalankan program sosial bagi masyarakat pesisir. Alhamdulillah, kegiatan ini mendapat dukungan langsung dari Bapak Bupati Karawang, Haji Aep Syaepuloh, yang juga merupakan kader Partai Gerindra,” ujar Ecan.

Menurutnya, penanaman mangrove di kawasan pesisir Cemara Jaya merupakan upaya strategis dalam menjaga ekosistem pantai, memperkuat garis pantai, serta menciptakan habitat alami bagi biota laut. Selain itu, kegiatan ini juga diisi dengan pembagian bantuan sosial bagi anak yatim dan lansia.

“Ini adalah bentuk nyata kepedulian Partai Gerindra terhadap masyarakat pesisir, bukan sekadar seremonial, tetapi bagian dari komitmen kami menjaga keseimbangan lingkungan dan sosial,” tambahnya.

Ecan menegaskan, keberhasilan kegiatan tersebut tidak lepas dari sinergi antara kader Gerindra, aparat kecamatan, dan pemerintah desa.

“Kegiatan ini dapat terlaksana berkat kolaborasi yang baik antara seluruh elemen, termasuk aparat Kecamatan dan Pemerintah Desa Cibuaya. Kami sangat berterima kasih atas dukungan dan partisipasi mereka,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, DPC Partai Gerindra Karawang berharap aksi penghijauan dan sosial tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi kelestarian lingkungan pesisir serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. (Yusup)

Dishub Karawang Respon Cepat Laporan Warga Terkait PJU Mati di Jembatan Perbatasan Karawang–Bekasi

KARAWANG, NarasiKita.ID – Menindaklanjuti laporan masyarakat mengenai sejumlah Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang mati di area Jembatan Perbatasan Karawang–Bekasi, tepatnya di Dusun Bojongkarya II RT 19 RW 03, Desa Rengasdengklok Selatan, Kecamatan Rengasdengklok, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Karawang langsung turun tangan melakukan penanganan.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, Muhana, menyampaikan apresiasinya atas kepedulian warga yang melaporkan kondisi tersebut.

“Saya mewakili Pemerintah Kabupaten Karawang mengucapkan terima kasih atas pengaduan masyarakat terkait kerusakan penerangan jalan umum (PJU). Dengan adanya laporan dari masyarakat, kami merasa sangat terbantu,” ujar Muhana, Selasa (30/12/2025).

Ia menjelaskan, Dishub akan segera melakukan perbaikan apabila kerusakan terjadi di ruas jalan yang menjadi kewenangan kabupaten.

“Kalau memang untuk perbaikan itu spare part-nya tersedia, kami langsung turunkan tim ke lapangan untuk memperbaiki PJU tersebut,” tambahnya.

Dari hasil pengecekan, diketahui lebih dari 20 titik lampu mengalami gangguan, dan penyebab utamanya adalah putusnya jaringan kabel PJU.

“Langkah pertama yang kami lakukan adalah memasang jaringan kabel baru agar sistem penerangan kembali normal,” kata Muhana.

Sementara itu, tokoh masyarakat Kecamatan Rengasdengklok, Sarta atau yang akrab disapa Bib Betong, mengapresiasi langkah cepat Dishub Karawang.

“Kami berterima kasih atas respon cepat Dishub. Ke depan, kami berharap perbaikan dan pemerataan PJU di wilayah Rengasdengklok dilakukan menyeluruh, sama seperti di wilayah perkotaan Karawang,” ujarnya.

Langkah Dishub Karawang ini diharapkan dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan warga, terutama bagi pengguna jalan yang melintas di area perbatasan Karawang–Bekasi pada malam hari. (Yusup)

Pemkab Karawang Pertahankan Predikat “Informatif” Se-Jawa Barat dengan Nilai Sempurna

BANDUNG, NarasiKita.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang kembali mempertahankan predikat Badan Publik Informatif dalam ajang Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025 tingkat Provinsi Jawa Barat. Penghargaan bergengsi tersebut diumumkan pada acara yang digelar di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) ITB, Kota Bandung, Selasa (30/12/2025) malam.

Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi Komisi Informasi (KI) Jawa Barat terhadap pelaksanaan keterbukaan informasi publik tahun 2025, Pemkab Karawang berhasil meraih nilai sempurna 100, sekaligus mempertahankan capaian yang juga diraih pada tahun 2024.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati Karawang, H. Maslani, yang hadir mewakili Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh. Penyerahan dilakukan oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

“Alhamdulillah, Kabupaten Karawang kembali mempertahankan predikat Kabupaten Informatif dengan nilai sempurna 100. Capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh perangkat daerah dalam menghadirkan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan terbuka untuk masyarakat,” ujar Wakil Bupati Karawang, H. Maslani.

Ia menegaskan, komitmen Pemkab Karawang terhadap keterbukaan informasi publik akan terus dijaga dan ditingkatkan sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik serta pelayanan publik yang semakin berkualitas.

Sebagai informasi, predikat Informatif merupakan kategori tertinggi dalam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik yang diberikan oleh Komisi Informasi kepada badan publik di Indonesia. Penghargaan ini menandakan tingkat kepatuhan yang tinggi dalam menyediakan akses informasi publik secara transparan, cepat, dan akurat. (Yusup)

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
Google search engine

Berita Terbaru

Nasional

Investigasi

Pemerintahan

Kriminal

Pilkades 67 Desa di Karawang Dipastikan Digelar November 2026, Bupati Tegaskan...

0
KARAWANG, NarasiKita.ID – Pemerintah Kabupaten Karawang memastikan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 67 desa akan dilaksanakan pada November 2026. Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh,...

Budaya

Pilkades 67 Desa di Karawang Dipastikan Digelar November 2026, Bupati Tegaskan...

0
KARAWANG, NarasiKita.ID – Pemerintah Kabupaten Karawang memastikan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 67 desa akan dilaksanakan pada November 2026. Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh,...