KARAWANG, NarasiKita.ID – Pemerintah Kabupaten Karawang terus berupaya menekan angka pengangguran melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia. Salah satu langkah nyata yang dilakukan yakni melalui program magang ke Jepang hasil kolaborasi antara Disnakertrans Karawang, Kementerian Ketenagakerjaan RI, dan IM Japan.
Mewakili Bupati Karawang, Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang, Asep Aang Rahmatullah membuka kegiatan Pembekalan Program Magang ke Jepang yang digelar di Aula Husni Hamid, Kamis (7/5/2026).
Dalam sambutannya, Sekda Karawang menyampaikan bahwa program tersebut merupakan salah satu terobosan pemerintah daerah dalam menjawab ketidakseimbangan antara jumlah pencari kerja dengan lapangan pekerjaan yang tersedia di dalam negeri.
Menurutnya, program magang ke Jepang tidak hanya memberikan kesempatan kerja, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter, kedisiplinan, serta peningkatan kompetensi generasi muda Karawang agar mampu bersaing di tingkat global.
“Program ini menjadi langkah nyata Pemkab Karawang dalam menekan angka pengangguran secara signifikan sekaligus menciptakan tenaga kerja yang berkualitas dan berdaya saing,” ujarnya.
Sekda juga berpesan kepada seluruh peserta agar memiliki semangat juang tinggi serta mampu beradaptasi dengan budaya dan kehidupan di Jepang. Ia menilai, tantangan hidup di negara maju membutuhkan mental yang kuat dan kedisiplinan yang tinggi.
Meski demikian, para peserta diingatkan untuk tetap menjaga identitas dan jati diri sebagai masyarakat Karawang selama berada di luar negeri.
“Ingat peribahasa, ‘Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung.’ Kalian harus mampu menyesuaikan perilaku, sikap, serta menghormati budaya dan aturan kehidupan di sana. Jika bisa menyelaraskan diri tanpa kehilangan jati diri, saya yakin kalian akan sukses dan pulang membawa perubahan bagi keluarga maupun Kabupaten Karawang,” tegasnya.
Melalui program tersebut, Pemerintah Kabupaten Karawang berharap semakin banyak generasi muda yang memiliki keterampilan, pengalaman kerja internasional, serta mampu menjadi motor penggerak peningkatan ekonomi keluarga dan daerah. (Sup)




























