KARAWANG, NarasiKita.ID – Bupati Karawang Aep Syaepuloh menyoroti serius fenomena pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Karawang dan menegaskan agar PT PLN (Persero) tidak abai terhadap dampaknya bagi masyarakat.
Ia menilai, pemadaman listrik yang berlangsung tanpa pengaturan ketat berpotensi mengganggu stabilitas pelayanan publik, aktivitas ekonomi, hingga layanan dasar masyarakat di daerah yang berstatus kawasan industri tersebut.
Aep menegaskan telah meminta langsung kepada manajemen PLN Karawang agar setiap kebijakan pemadaman dilakukan dengan perhitungan yang matang dan tidak merugikan sektor-sektor vital.
“Saya sudah sampaikan kepada manajer PLN Karawang. Fenomena pemadaman listrik ini harus dikelola dengan baik. Karawang ini kota industri, aktivitas masyarakat sangat bergantung pada listrik. Jangan sampai pemadaman ini mengganggu pelayanan publik,” tegas Aep di Plaza Pemda II Karawang, Jumat (19/6/2026).
Ia menambahkan, PLN tidak boleh melakukan pemadaman secara serampangan tanpa mempertimbangkan dampaknya terhadap layanan publik yang bersifat krusial.
Menurutnya, rumah sakit, layanan kesehatan, serta sistem penyediaan air bersih harus menjadi prioritas utama yang tidak boleh terdampak pemadaman.
“Skala prioritas harus ditegakkan secara ketat. Rumah sakit, layanan kesehatan, dan kebutuhan dasar masyarakat tidak boleh terganggu. PLN harus memastikan itu,” tegasnya.***




























