Beranda Daerah Pola Distribusi PDAM Cibuaya Dipersoalkan: Air Tak Ada Saat Dibutuhkan, Deras Saat...

Pola Distribusi PDAM Cibuaya Dipersoalkan: Air Tak Ada Saat Dibutuhkan, Deras Saat Tak Terpakai

KARAWANG, NarasiKita.ID – Pola distribusi air bersih yang dilakukan PDAM Cibuaya menuai sorotan tajam dari warga. Sistem pelayanan dinilai tidak berpihak pada kebutuhan utama pelanggan karena aliran air justru tidak tersedia pada jam-jam produktif, namun mengalir deras pada malam hari saat konsumsi rumah tangga menurun.

Keluhan ini disampaikan Irfal, salah satu pelanggan, yang menyebut kondisi tersebut telah terjadi berulang tanpa perbaikan berarti. Ia menilai pola distribusi saat ini tidak mencerminkan pelayanan dasar yang seharusnya menjamin ketersediaan air secara merata dan tepat waktu.

“Pagi sampai sore air sering mati atau sangat kecil. Tapi malam justru kencang sekali. Kami jadi harus begadang hanya untuk menampung air,” ujarnya. Jumat (19/6/2026).

Berita Lainnya  Jalin Silaturahmi, Bhabinkamtibmas Polsek Rengasdengklok Sambangi Warga Desa Binaan

Kondisi ini berdampak langsung pada aktivitas warga. Kebutuhan dasar seperti mandi, mencuci, memasak, hingga persiapan ibadah menjadi terganggu karena ketidakpastian pasokan. Sejumlah warga bahkan mengaku kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih pada waktu-waktu krusial, termasuk menjelang aktivitas ibadah.

Di tengah keluhan tersebut, belum ada penjelasan resmi dari pihak pengelola terkait pola distribusi yang dianggap janggal oleh masyarakat.

Namun, sejumlah dugaan teknis mengemuka di lapangan, di antaranya:

  • Pengaturan operasional pompa yang diduga tidak berbasis jam beban puncak, sehingga distribusi lebih stabil pada malam hari.
  • Kemungkinan gangguan atau kebocoran pada jaringan pipa, yang menyebabkan tekanan air turun drastis saat konsumsi tinggi pada pagi hingga sore hari.
  • Kapasitas produksi air yang terbatas, sehingga distribusi harus dilakukan bergelombang sesuai ketersediaan.
Berita Lainnya  Jelang Triwulan III, Pemkab Karawang Genjot Pendapatan dan Perketat Pengawasan Kinerja OPD

Situasi ini semakin diperburuk oleh gangguan pemadaman listrik yang masih kerap terjadi, yang diduga turut memengaruhi kinerja pompa distribusi air. Akibatnya, suplai air ke pelanggan menjadi semakin tidak stabil dan sulit diprediksi.

Ia juga menilai kondisi tersebut tidak bisa terus dibiarkan. Mereka mendesak adanya evaluasi menyeluruh terhadap sistem distribusi, transparansi jadwal aliran air, serta langkah konkret untuk memastikan pelayanan tidak merugikan pelanggan.

“Air ini kebutuhan dasar. Kalau polanya seperti ini terus, masyarakat yang jadi korban setiap hari,” kata irfal.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PDAM Cibuaya belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan dan pola distribusi yang dipersoalkan warga.***

Bagikan Artikel