Beranda Daerah VIDEO VIRAL! Pendukung Gore Disebut “Tolol”, Suhu Pilkades Lenggah Sari Memanas hingga...

VIDEO VIRAL! Pendukung Gore Disebut “Tolol”, Suhu Pilkades Lenggah Sari Memanas hingga Berujung Damai di Polsek

BEKASI, NarasiKita.ID – Suasana menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Lenggah Sari, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bekasi, mendadak memanas. Sebuah video yang viral di media sosial diduga memuat ucapan bernada penghinaan terhadap pendukung salah satu bakal calon kepala desa.

Dalam video tersebut, seorang oknum yang diduga simpatisan salah satu bakal calon terdengar menyebut pendukung bakal calon Kepala Desa Lenggah Sari, Suherman alias Gore, dengan kata “tolol”.

Video yang viral tersebut kemudian memicu reaksi sejumlah simpatisan Gore. Persoalan itu selanjutnya dibawa ke Mapolsek Cabangbungin pada Minggu (9/8/2026).

Suherman alias Gore bersama beberapa pendukungnya datang ke kantor Kapolsek Cabangbungin untuk menyampaikan keberatan terkait dugaan ucapan penghinaan yang muncul dalam video tersebut.

Berita Lainnya  Wakil Bupati H. Maslani Hadiri Pengukuhan Polresta Karawang, Tegaskan Sinergi Pemda dan Polri

Kedatangan Suherman bersama sejumlah pendukungnya menjadi perhatian di tengah suasana politik Pilkades Lenggah Sari yang mulai memanas akibat dinamika antarpendukung calon.

Kapolsek Cabangbungin, Alex Candra, SH., saat dikonfirmasi melalui WhatsApp membenarkan bahwa Suherman alias Gore datang ke Mapolsek untuk menyampaikan laporan secara lisan terkait dugaan tersebut.

“Buat laporan secara lisan, secara tertulis belum. Alhamdulillah sudah damai, musyawarah damainya sore ini di kantor Polsek,” tulis Alex.

Dalam musyawarah yang berlangsung di kantor Polsek Cabangbungin pada Minggu (9/8/2026), pihak yang diduga melontarkan ucapan penghinaan tersebut menyampaikan permintaan maaf kepada Suherman alias Gore beserta para pendukungnya.

Berita Lainnya  Petahana Rohmat Hidayatulloh Kembali Maju di Pilkades Setialaksana, Ungkap Alasan di Balik Keputusannya

Permintaan maaf tersebut menjadi bagian dari penyelesaian persoalan yang sempat memicu reaksi di kalangan pendukung Gore. Setelah dilakukan musyawarah, kedua belah pihak akhirnya sepakat berdamai sehingga persoalan tersebut tidak berlanjut menjadi konflik yang lebih luas.

Peristiwa ini menjadi perhatian karena terjadi di tengah tahapan Pilkades Lenggah Sari. Video yang beredar di media sosial dinilai berpotensi memancing emosi pendukung masing-masing calon apabila tidak disikapi secara bijak.

Perbedaan pilihan politik merupakan bagian dari demokrasi. Namun, perbedaan tersebut semestinya tidak menjadi alasan untuk saling merendahkan, menghina, maupun memprovokasi kelompok lain.

Berita Lainnya  Pelajar SMAN 2 Karawang Antusias Sambut GOKAR, Transportasi Online Asli Karawang Kian Diminati

Para pendukung bakal calon diharapkan mampu menjaga suasana tetap kondusif dengan mengedepankan adu gagasan, visi, misi, serta program, bukan perang ucapan di media sosial.

Pilkades sejatinya merupakan momentum masyarakat menentukan pemimpin desa. Jangan sampai perbedaan pilihan justru merusak hubungan persaudaraan antarwarga yang selama ini hidup berdampingan.

Video boleh viral, perbedaan pilihan boleh terjadi, tetapi persaudaraan warga jangan sampai menjadi korban. Persoalan yang sempat memanas akhirnya berujung pada permintaan maaf dan perdamaian di Mapolsek Cabangbungin pada Minggu (9/8/2026). (MA)

Bagikan Artikel