KARAWANG, NarasiKita.ID – Pemerintah Kabupaten Karawang mengikuti tahapan wawancara Evaluasi Kinerja Pemerintah Digital Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) bersama tim asesor eksternal.
Tahapan wawancara tersebut dilaksanakan secara daring melalui Zoom dan berlangsung di Lantai 3 Gedung Singaperbangsa, Kabupaten Karawang. Kegiatan dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang, H. Asep Aang Rahmatullah, beserta jajaran kepala perangkat daerah serta tim asesor internal dan eksternal.
Dalam sambutannya, Sekda Karawang H. Asep Aang Rahmatullah menyampaikan apresiasi kepada Kementerian PANRB dan tim asesor eksternal atas pelaksanaan evaluasi tersebut.
Ia menegaskan, keikutsertaan Pemkab Karawang dalam evaluasi kinerja pemerintah digital bukan sekadar untuk memenuhi agenda penilaian maupun mengejar capaian angka. Evaluasi tersebut menjadi bagian dari upaya mengukur sejauh mana transformasi digital telah diterapkan dalam tata kelola pemerintahan.
“Pemkab Karawang telah melaksanakan penilaian mandiri (self-assessment) yang didukung melalui tujuh aspek dan 20 indikator, dengan hasil penilaian mandiri mencapai 2,51. Sementara itu, berdasarkan penilaian dokumen berada di angka 2,02,” ujar Asep Aang.
Menurutnya, hasil tersebut menjadi bagian penting dalam proses evaluasi untuk melihat capaian sekaligus aspek yang masih perlu diperkuat dalam penerapan pemerintahan berbasis digital di Kabupaten Karawang.
Pemkab Karawang menyatakan siap menerima klarifikasi, masukan, saran, serta rekomendasi dari tim penilai sebagai bahan perbaikan dan penguatan tata kelola pemerintahan.
Asep Aang berharap proses evaluasi tersebut dapat mendorong keberlanjutan transformasi digital di lingkungan Pemkab Karawang sehingga penerapannya tidak hanya berorientasi pada pemenuhan indikator, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap kualitas pelayanan publik.
“Melalui evaluasi ini, Pemkab Karawang berharap agar perbaikan dan penguatan sistem pemerintahan berbasis digital dapat terus berlanjut sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih transparan, pasti, dan berkualitas,” katanya. (*)
























