Beranda Daerah Berawal dari Bisikan dan Dapat Dukungan Warga, Mahpudin Melangkah Mendaftar Balon Kades...

Berawal dari Bisikan dan Dapat Dukungan Warga, Mahpudin Melangkah Mendaftar Balon Kades Kertasari

KARAWANG, NarasiKita.ID – Bukan sorak kemenangan yang mengiringi langkah Mahpudin menuju Sekretariat Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kertasari, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang. Hari itu, sejumlah warga datang mendampingi, membawa harapan yang kemudian menjadi alasan bagi Mahpudin untuk berani melangkah.

Tokoh masyarakat, tetangga, hingga warga dari lingkungan sekitar turut hadir mengiringi proses pendaftaran Mahpudin sebagai bakal calon Kepala Desa (Kades) Kertasari. Kehadiran mereka menjadi bagian dari suasana hangat yang mewarnai tahapan awal kontestasi Pilkades di desa tersebut.

Mahpudin, yang akrab disapa Kuwu Apud, mengatakan keputusannya untuk mendaftarkan diri tidak lahir semata dari ambisi pribadi. Ada dorongan dari masyarakat yang selama ini, menurutnya, menyampaikan harapan agar Kertasari dapat terus dibangun dan dirawat bersama.

Berita Lainnya  Ribuan Warga Antar Sadih Muhammad Farhan, Nomor 3 Jadi Sinyal Kuat di Pilkades Lenggahjaya?

“Saya berdiri di sini bukan karena merasa lebih hebat dari siapapun. Saya melangkah karena mendengar bisikan dan harapan dari bapak, ibu, serta saudara-saudara semua yang ingin desa kita yang baik menjadi lebih baik,” ujar Mahpudin, Rabu (9/9/2026).

Baginya, suara warga bukan sekadar dukungan untuk maju dalam kontestasi politik desa. Lebih dari itu, dukungan tersebut menjadi amanah sekaligus tanggung jawab yang harus dijalani dengan penuh kesungguhan.

Mahpudin menegaskan, pencalonannya bukan tentang bagaimana dirinya menjadi pusat perhatian, melainkan tentang bagaimana Kertasari dapat menjadi ruang bersama yang dibangun melalui kebersamaan.

Berita Lainnya  Perebutan 154 Kursi Kades, Lanjutkan vs Perubahan Memanas

“Ini bukan tentang saya, ini tentang rumah kita bersama. Bismillah, mari kita perbaiki dan bangun Kertasari dengan rasa kebersamaan dan kekeluargaan,” katanya.

Suasana haru dan kehangatan tampak ketika Mahpudin menyerahkan berkas pendaftaran kepada panitia. Jabat tangan dengan panitia kemudian menjadi penanda bahwa langkahnya secara resmi telah masuk dalam tahapan pencalonan Pilkades Kertasari.

Pendaftaran hanyalah pintu awal. Setelahnya, Mahpudin harus mengikuti seluruh tahapan dan ketentuan yang telah ditetapkan panitia Pilkades. Begitu pula dengan para bakal calon lainnya yang nantinya akan bersaing memperoleh kepercayaan masyarakat.

Pada akhirnya, keputusan tertinggi tetap berada di tangan warga Kertasari sebagai pemegang hak suara.

Berita Lainnya  Antisipasi Gangguan Keamanan, Personil Polsek Rengasdengklok Gencar Patroli PREKAT Malam Jelang Dini Hari

Sebab dalam sebuah kontestasi demokrasi desa, dukungan yang paling menentukan bukan hanya siapa yang datang mengiringi saat pendaftaran, melainkan siapa yang mampu mendapatkan kepercayaan masyarakat ketika suara benar-benar diberikan. (*)

Bagikan Artikel