Beranda Daerah Peringatan HKB 2025, BPBD Karawang Gelar Simulasi Evakuasi Bencana Gempa Bumi

Peringatan HKB 2025, BPBD Karawang Gelar Simulasi Evakuasi Bencana Gempa Bumi

KARAWANG, NarasiKita.ID – Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengikuti puncak peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKB) 2025 yang dipusatkan di Nusa Tenggara Barat. Kegiatan ini diikuti secara daring oleh seluruh kabupaten/kota di Indonesia, sementara di Karawang dilaksanakan di SMA Negeri 5 Karawang, Sabtu (26/04/2025).

Mengusung tema “Siap Untuk Selamat”, peringatan HKB 2025 bertujuan untuk menumbuhkan semangat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi risiko bencana sejak dini.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, dalam sambutannya menegaskan bahwa Indonesia, selain kaya akan sumber daya alam, juga memiliki tingkat risiko bencana yang tinggi.

Berita Lainnya  Pengurus DPD GMPI Karawang Desak Normalisasi Irigasi Jayakerta–Bolang, Warga 100 Rumah Terendam Banjir

“Indonesia di satu sisi memiliki sumber daya melimpah, tetapi di sisi lain menghadapi berbagai jenis bencana. Bahkan, Indonesia termasuk salah satu dari 35 negara dengan risiko bencana tertinggi di dunia,” ungkapnya.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam penanggulangan bencana.

“Bencana adalah urusan bersama. Tidak ada satu institusi pun yang mampu menanganinya sendiri. BNPB tidak akan berarti tanpa dukungan dari seluruh elemen masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Karawang, Mahpudin, menyampaikan bahwa peringatan HKB ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat serta kesadaran akan potensi bencana di lingkungan sekitar.

Berita Lainnya  Anggaran Listrik Dishub Karawang Melonjak Tak Masuk Akal: Tahun 2024 Cuma Rp 112 Juta, Tahun 2025 Tembus Rp 3,6 Miliar dalam 3 Bulan

“Oleh karena itu, kegiatan HKB dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Karawang. Harapannya, kesiapsiagaan ini dapat diterapkan sejak dini, dimulai dari lingkup kecil seperti keluarga,” ujarnya.

Mahpudin juga menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah yang telah mendukung kelancaran kegiatan, serta berharap momentum ini menjadi langkah awal menumbuhkan budaya sadar bencana di kalangan generasi muda. (Yusup)

Bagikan Artikel