KARAWANG, NarasiKita.ID — Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Karawang mendorong penguatan kolaborasi antara generasi muda, dunia pendidikan, dan sektor industri melalui program magang, pelatihan kewirausahaan, serta pengenalan dunia kerja sejak dini.
Komitmen tersebut disampaikan Wakil Ketua Umum KADIN Kabupaten Karawang, Aziz Mathori, dalam Grand Final Apresiasi Duta GenRe dan PIK-R Kabupaten Karawang 2026.
Menurut Aziz, pembangunan Karawang tidak cukup hanya bertumpu pada pertumbuhan industri dan ekonomi. Kualitas serta kesiapan generasi muda dalam merencanakan masa depan juga menjadi bagian penting dalam menentukan arah pembangunan daerah.
“Hadir di tengah adik-adik sekalian membuat saya optimis, bahwa Karawang tidak hanya kuat industrinya, tapi juga kuat generasi mudanya,” ungkap Aziz.
Aziz mengatakan, KADIN memandang program Generasi Berencana (GenRe) bukan sekadar kegiatan pembinaan remaja maupun agenda seremonial. Menurutnya, nilai-nilai yang dibangun melalui GenRe merupakan bagian dari investasi sumber daya manusia untuk masa depan Karawang.
“Bapak/Ibu sekalian, KADIN melihat GenRe ini bukan program biasa. Ini adalah investasi masa depan,” tegas Aziz.
Ia menekankan pentingnya membekali remaja dengan kemampuan mengambil keputusan yang tepat dalam kehidupan, termasuk melalui edukasi mengenai pencegahan pernikahan dini, seks pranikah, dan penyalahgunaan NAPZA.
“Remaja yang hari ini mampu mengatakan ‘Tidak’ pada Pernikahan Dini, Seks Pra Nikah, dan NAPZA, adalah remaja yang besok mampu mengatakan ‘Ya, saya siap jadi pengusaha, siap jadi pemimpin’,” tuturnya.
DORONG AKSES MAGANG DAN KEWIRAUSAHAAN
Aziz menilai terdapat kesamaan prinsip antara GenRe dan dunia kewirausahaan, yakni pentingnya perencanaan dalam menentukan masa depan.
“Karena rumus pengusaha dan rumus GenRe itu sama: harus berencana. Pengusaha sukses karena bisnisnya berencana. Remaja sukses karena hidupnya berencana,” jelasnya.
Atas dasar itu, KADIN Kabupaten Karawang berkomitmen membuka ruang kolaborasi yang lebih konkret bagi generasi muda.
“Oleh karena itu, KADIN Kabupaten Karawang berkomitmen mendukung,” katanya.
“Pertama, kami membuka pintu magang dan pelatihan wirausaha bagi Duta GenRe terpilih di perusahaan-perusahaan anggota KADIN,” lanjutnya.
Selain program magang dan pelatihan kewirausahaan, KADIN juga mendorong keterlibatan Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) untuk lebih dekat dengan dunia industri melalui program “PIK-R Goes to Industry.”
“Kedua, kami siap bersinergi dengan PIK-R untuk program ‘PIK-R Goes to Industry’, agar adik-adik mengenal dunia kerja sejak dini,” kata Aziz.
Menurutnya, pengenalan dunia industri sejak dini dapat memberikan gambaran kepada generasi muda mengenai lingkungan kerja sekaligus membantu mereka memahami pentingnya keterampilan, pengalaman, kreativitas, dan kemampuan beradaptasi.
BUKAN HANYA JUARA DI PANGGUNG
Di hadapan para finalis, Aziz juga berpesan agar Grand Final Duta GenRe tidak hanya dimaknai sebagai ajang untuk memperoleh gelar juara.
“Untuk adik-adik finalis, pesan saya satu: jangan hanya ingin jadi juara di panggung ini, tapi jadilah juara di kehidupan nyata,” pesannya.
Ia berharap para finalis mampu menjadi contoh positif di lingkungan masing-masing, baik di sekolah, kampus maupun media sosial.
“Jadilah contoh di sekolah, di kampus, di media sosial kalian,” lanjutnya.
Aziz juga meminta seluruh peserta tetap menjadikan proses yang telah dilalui sebagai bagian dari perjalanan untuk berkembang, terlepas dari siapa yang nantinya dinobatkan sebagai pemenang.
“Siapapun yang menang nanti, kalian semua adalah Duta terbaik Kabupaten Karawang,” tegas Aziz.
Grand Final Apresiasi Duta GenRe dan PIK-R Kabupaten Karawang 2026 turut dihadiri unsur Pemerintah Kabupaten Karawang, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Kabupaten Karawang, perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat, Forum GenRe Kabupaten Karawang, dewan juri, serta para finalis Duta GenRe dan PIK-R.
Bupati Karawang Aep Syaepuloh berhalangan hadir karena menjalankan agenda takziah. Kehadirannya dalam kegiatan tersebut diwakili Asisten Daerah Kabupaten Karawang, Arief Bijaksana Maryugo.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu momentum untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mempersiapkan generasi muda Karawang agar memiliki perencanaan kehidupan, karakter, keterampilan, serta kesiapan menghadapi dunia kerja dan kewirausahaan. (*)




























