KARAWANG, NarasiKita.ID – Arus lalu lintas di ruas Jalan Tanjungpura–Rengasdengklok, tepatnya di sekitar KW 8, Kelurahan Tunggakjati, Kecamatan Karawang Barat, Selasa (14/7/2026), mengalami kepadatan hingga kemacetan panjang setelah sebuah truk besar yang diduga bermuatan tanah mengalami mogok di badan jalan.
Kendaraan yang berhenti di sebagian badan jalan tersebut menyebabkan arus lalu lintas tersendat dari kedua arah. Ruas jalan yang relatif sempit membuat kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, harus bergantian melintas dengan kecepatan rendah sehingga antrean kendaraan mengular cukup panjang.
Berdasarkan pantauan di lokasi, kemacetan terjadi selama proses evakuasi truk berlangsung. Para pengendara tampak harus bersabar menunggu giliran melintas karena tidak tersedianya ruang yang cukup bagi kendaraan untuk saling mendahului.
Kondisi tersebut memicu keluhan dari para pengguna jalan. Mereka menilai kendaraan bertonase besar seharusnya tidak melintasi ruas Jalan Tanjungpura–Rengasdengklok pada jam-jam sibuk karena berpotensi mengganggu kelancaran arus lalu lintas, terutama apabila mengalami gangguan teknis.
“Saya berharap Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang segera mengevaluasi dan mengatur jam operasional kendaraan berat yang melintasi ruas Jalan Tanjungpura–Rengasdengklok. Jalan ini sempit dengan volume kendaraan yang sangat tinggi sehingga keberadaan truk-truk besar berpotensi memicu kemacetan panjang,” ujar Rasum, salah seorang pengendara yang hendak menuju Rengasdengklok.
Selain meminta evaluasi terhadap jam operasional kendaraan berat, masyarakat juga mendesak Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk segera merealisasikan pelebaran ruas Jalan Tanjungpura–Rengasdengklok. Jalan tersebut merupakan salah satu jalur utama yang menghubungkan wilayah Karawang dengan Rengasdengklok dan setiap hari dilintasi ribuan kendaraan.
Menurut warga, kapasitas jalan yang sudah tidak sebanding dengan tingginya volume kendaraan membuat jalur tersebut kerap mengalami kemacetan, khususnya saat kendaraan bertonase besar melintas atau mengalami kendala di tengah perjalanan.
Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Dinas Perhubungan bersama instansi terkait segera mengambil langkah konkret, baik melalui pengaturan jam operasional kendaraan berat maupun percepatan penanganan infrastruktur jalan, agar arus lalu lintas di ruas Tanjungpura–Rengasdengklok menjadi lebih tertib, aman, dan lancar.
Warga menilai tanpa kebijakan yang komprehensif, kemacetan di jalur tersebut akan terus berulang dan berdampak terhadap mobilitas masyarakat, distribusi logistik, serta aktivitas perekonomian di wilayah Karawang bagian utara. (Sup)




























