BEKASI, NarasiKita.ID – Hujan yang masih mengguyur wilayah Desa Karangharja, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, memperparah kondisi warga terdampak banjir. Genangan air di sejumlah titik belum sepenuhnya surut, memaksa warga bertahan dalam keterbatasan, sementara kebutuhan pangan menjadi persoalan mendesak.
Di tengah cuaca yang belum bersahabat, Pemerintah Desa Karangharja membuka dapur umum bagi korban banjir pada Selasa (27/1/2026). Dapur umum tersebut berlokasi di Kampung Teluk Bango RT 03 RW 02, tepatnya di rumah Kesra Desa Karangharja, Muhamad Kholil. Lokasi ini menjadi pusat penyaluran bantuan makanan siap saji bagi warga terdampak.
“Dapur umum korban banjir telah kami buka dan saat ini siap menyalurkan bantuan nasi bungkus kepada warga yang terdampak banjir,” ujar Muhamad Kholil, Rabu (28/1/2026).
Kepala Desa Karangharja, Sukarma, menambahkan, “Kami terus berupaya memastikan semua warga mendapatkan bantuan yang mereka butuhkan. Meskipun hujan masih mengguyur, logistik makanan dan minuman siap saji tetap didistribusikan secara merata ke seluruh RT terdampak. Keselamatan dan kebutuhan warga menjadi prioritas utama kami.” imbuhnya.
Pada hari pertama operasional, dapur umum menyalurkan sebanyak 250 nasi bungkus kepada warga di RT 04, RT 05, RT 06, dan RT 09. Dengan hujan yang masih turun, sejumlah warga terpaksa berjalan menembus genangan air untuk mendapatkan bantuan makanan bagi keluarganya.
Untuk hari ini, dapur umum kembali menyiapkan sedikitnya 1.000 nasi bungkus yang akan dibagikan kepada warga terdampak. Pemerintah desa memastikan penyaluran bantuan tetap berjalan meskipun hujan masih mengguyur dan potensi banjir susulan masih mengintai.
“Stok logistik terus kami suplai dari Dinas Sosial, PMI, Baznas, serta unsur bantuan lainnya. Kami berupaya agar warga tetap mendapatkan makanan selama kondisi darurat ini,” lanjut Kholil.
Pemerintah Desa Karangharja juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu, khususnya Muspika Kecamatan Pebayuran, yang terus hadir dan mendampingi masyarakat di tengah kondisi cuaca dan banjir yang belum menentu.
Pemerintah desa berharap hujan segera reda dan banjir cepat surut, sehingga warga dapat kembali menjalani aktivitas normal. (MA)


























