Beranda Daerah JUT Sukaringin Mulai Dikerjakan, Papan Informasi Belum Terlihat: Apa Kata Ketua Kelompok...

JUT Sukaringin Mulai Dikerjakan, Papan Informasi Belum Terlihat: Apa Kata Ketua Kelompok Tani?

BEKASI, NarasiKita.ID — Pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) di Desa Sukaringin, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi, menyisakan sejumlah hal yang perlu mendapat penjelasan. Memasuki hari kedua pengerjaan, Minggu (11/10/2026), papan informasi kegiatan belum terlihat terpasang.

Sejumlah pekerja juga terpantau mengangkut batu kali dan memindahkan material tanpa alat pelindung diri (APD) yang terlihat memadai.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai keterbukaan informasi dan penerapan keselamatan kerja. Tanpa papan informasi, masyarakat belum dapat mengetahui secara langsung nilai anggaran, sumber pendanaan, serta spesifikasi teknis pembangunan.

Saat dikonfirmasi melalui WhatsApp mengenai papan informasi yang belum terpasang dan penggunaan APD oleh pekerja, JR selaku Ketua Kelompok Tani Desa Sukaringin memberikan tanggapan singkat.

Berita Lainnya  Hampir Dua Bulan Debit Irigasi Tinggi, Warga Kutakarya Desak PJT II Bertindak Sebelum Banjir

“Siap, A. Nanti diinformasikan. Mohon maaf, saya sedang di jalan tadi,” tulis JR melalui pesan WhatsApp.

Tanggapan tersebut belum memuat penjelasan terperinci mengenai pemasangan papan informasi maupun penerapan keselamatan kerja. Klarifikasi lebih lanjut dari pihak terkait masih diperlukan agar masyarakat memperoleh informasi yang lengkap.

Berdasarkan keterangan seorang pekerja di lokasi, pembangunan jalan memiliki panjang sekitar 115 meter dengan lebar 1,5 meter. Sementara itu, talud atau Dinding Penahan Tanah (DPT) disebut memiliki tinggi sekitar 30 sentimeter dan lebar 25 sentimeter.

Namun, ukuran tersebut masih berdasarkan keterangan pekerja dan belum diverifikasi melalui dokumen perencanaan resmi. Karena itu, kesesuaian volume pekerjaan dengan spesifikasi yang ditetapkan masih memerlukan konfirmasi.

Berita Lainnya  Komisi V DPR Setujui Tambahan Anggaran Kemendes PDT Rp1 Triliun untuk 2027

Keterbukaan informasi menjadi penting agar masyarakat dapat mengetahui rincian kegiatan dan ikut mengawasi pelaksanaannya. Belum terpasangnya papan informasi bukan bukti adanya penyimpangan, tetapi kondisi tersebut perlu mendapat penjelasan dari pihak yang bertanggung jawab.

Di sisi lain, penggunaan APD sesuai risiko pekerjaan juga perlu menjadi perhatian untuk meminimalkan potensi kecelakaan selama pembangunan berlangsung.

JR dan instansi terkait diharapkan memberikan penjelasan mengenai pemasangan papan informasi, sumber pendanaan, nilai anggaran, spesifikasi teknis, serta penerapan keselamatan kerja.

Publik kini menantikan kejelasan mengenai pelaksanaan pembangunan JUT tersebut agar pekerjaan yang ditujukan untuk mendukung aktivitas pertanian dapat berjalan transparan, aman, dan dapat dipertanggungjawabkan. (MA | NarasiKita.ID)

Bagikan Artikel