Beranda Daerah Ketua DPRD Karawang Kawal Oil Spill Tanjungpakis-Cemarajaya, Minta Sumbernya Dibuktikan

Ketua DPRD Karawang Kawal Oil Spill Tanjungpakis-Cemarajaya, Minta Sumbernya Dibuktikan

KARAWANG, NarasiKita.ID – Ketua DPRD Kabupaten Karawang, Endang Sodikin, memastikan pihaknya akan mengawal persoalan ceceran minyak (oil spill) yang ditemukan di wilayah perairan Tanjungpakis dan sepanjang pesisir Desa Cemarajaya.

Endang menegaskan, persoalan tersebut tidak bisa dianggap sepele karena berpotensi berdampak langsung terhadap masyarakat pesisir, terutama para nelayan yang menggantungkan kehidupan dari aktivitas di laut.

“Namun demikian, karena berkaitan dengan dampak yang tentunya dirasakan oleh para nelayan yang menjadi masyarakat Karawang, tentu akan kami tindak lanjuti bersama Pak Bupati dan jajaran,” tegas Endang, Kamis (27/8/2026).

Menurut Endang, meskipun terdapat kewenangan yang berada di tingkat provinsi, DPRD Karawang tetap memiliki kepentingan untuk memastikan persoalan tersebut ditangani secara serius karena dampaknya menyentuh masyarakat Karawang.

Berita Lainnya  Bukan Sekadar Muktamar, HPN Dorong NU Bangun “Kekuatan Ekonomi” hingga 2050, Siapa pun Ketum PBNU Siap Diajak Kolaborasi

Endang: Asal Oil Spill Jangan Berspekulasi

Selain dampak terhadap nelayan, Endang menyoroti pentingnya memastikan sumber ceceran minyak yang ditemukan di perairan Karawang.

Ia mengaku menerima informasi awal bahwa oil spill tersebut disebut bukan berasal dari aktivitas Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ).

Namun, Endang menegaskan informasi tersebut masih harus dibuktikan secara ilmiah melalui hasil pengujian laboratorium.

“Kami mendapatkan tembusan bahwa oil spill itu bukan berasal dari Pertamina ONWJ Karawang. Ini juga harus dibuktikan. Saya yakin pihak Pertamina PHE ONWJ juga memiliki hasil uji,” ungkapnya.

Endang mengaku memperoleh informasi bahwa pihak terkait telah memiliki hasil pengujian. Akan tetapi, dirinya belum melihat langsung dokumen hasil uji tersebut.

Berita Lainnya  DPR RI Siap Turun ke Lokasi, Ada Apa di Balik Sengketa Lahan 258 Hektare di Banyuasin?

“Informasinya punya hasil uji, tapi saya belum melihat. Surat tersebut nanti tinggal dilengkapi dalam rapat hari ini,” tuturnya.

DPRD Tunggu Hasil Laboratorium

Endang menegaskan DPRD Karawang belum akan mengambil kesimpulan mengenai sumber oil spill sebelum seluruh data dan hasil pengujian diperoleh.

Menurutnya, hasil laboratorium menjadi penting untuk memastikan apakah ceceran minyak tersebut berkaitan dengan aktivitas tertentu atau berasal dari sumber lain.

“Jangan sampai kita mengambil kesimpulan sebelum hasil uji laboratorium benar-benar ada dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Endang.

Ia menambahkan, kepastian sumber oil spill diperlukan agar penanganan persoalan tidak salah arah sekaligus memastikan apabila terdapat dampak pencemaran, pihak yang bertanggung jawab dapat ditentukan berdasarkan bukti.

Berita Lainnya  Pengisian Anggota BPD Desa Dukuhkarya Berlangsung Tertib, Dua Dusun Telah Menetapkan Calon Terpilih

Dampak Nelayan Jadi Perhatian Utama

Endang menegaskan DPRD Karawang akan menempatkan dampak terhadap masyarakat sebagai perhatian utama dalam pengawalan kasus tersebut.

Pasalnya, keberadaan ceceran minyak di wilayah pesisir berpotensi mengganggu aktivitas nelayan maupun kondisi lingkungan perairan yang menjadi sumber penghidupan masyarakat.

“Kami akan kawal bersama Pemerintah Kabupaten Karawang. Yang terpenting masyarakat, khususnya nelayan, jangan sampai menjadi pihak yang dirugikan,” tegasnya.

Hingga saat ini, DPRD Karawang masih menunggu kelengkapan data dan hasil pengujian laboratorium untuk memastikan sumber ceceran minyak tersebut.

Bagi Endang, kepastian berbasis data menjadi kunci agar penanganan oil spill tidak berhenti pada dugaan, melainkan menghasilkan kejelasan mengenai sumber, dampak, dan langkah pertanggungjawaban. (Sup)

Bagikan Artikel