KARAWANG, NarasiKita.ID – Ketua DPRD Kabupaten Karawang, Endang Sodikin, menegaskan generasi muda harus memiliki keteguhan moral, disiplin, dan rasa nasionalisme yang kuat di tengah berbagai tantangan sosial yang semakin kompleks.
Pesan tersebut disampaikan Endang usai menghadiri pengukuhan anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Karawang Tahun 2026 di Plaza Pemda Karawang, Jumat (14/8/2026) malam.
Endang menilai generasi muda tidak boleh kehilangan arah maupun terjebak dalam berbagai perilaku yang dapat merusak karakter dan masa depan mereka. Menurutnya, nilai moral dan fitrah harus menjadi landasan utama dalam menjalani kehidupan.
“Saya berharap anak-anak muda Karawang kembali kepada fitrahnya. Apa yang sudah dianugerahkan oleh Allah harus dijaga dengan sebaik-baiknya,” tegas Endang.
Ia mengatakan, Pemerintah Kabupaten Karawang saat ini juga tengah memproses penyusunan regulasi sebagai langkah antisipatif terhadap berbagai persoalan sosial yang dinilai dapat mengancam perkembangan generasi muda.
Menurut Endang, upaya tersebut merupakan bagian dari langkah pencegahan dan penguatan ketahanan sosial di daerah. Kebijakan tersebut juga disebut sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat dalam menghadapi berbagai ancaman nonmiliter, termasuk persoalan sosial.
“Karawang sudah menginisiasi dan Peraturan Bupati juga sedang diproses sebagai langkah antisipasi. Harapan kami, generasi muda tetap kembali kepada fitrahnya,” katanya.
Endang menegaskan, tantangan terhadap generasi muda tidak cukup dihadapi dengan imbauan semata. Diperlukan penguatan pendidikan karakter, kedisiplinan, lingkungan sosial yang sehat, serta keteladanan dari seluruh elemen masyarakat.
Di sisi lain, ia mengingatkan bahwa bonus demografi Indonesia harus dipersiapkan secara serius. Besarnya jumlah penduduk usia produktif harus diimbangi dengan kualitas sumber daya manusia yang memiliki ilmu pengetahuan, keterampilan, integritas, dan semangat kebangsaan.
“Momentum ini harus menjadi penguat kesetiaan sebagai warga negara Indonesia. Kita harus menyambut bonus demografi dengan generasi yang siap, siap dengan ilmu, disiplin, dan berbagai kompetensi sehingga mampu bersaing,” ujarnya.
Menurut Endang, generasi muda merupakan salah satu penentu arah masa depan bangsa. Karena itu, penguatan karakter, nasionalisme, moral, dan kompetensi tidak boleh dipandang sebagai agenda tambahan, melainkan harus menjadi bagian penting dalam pembangunan manusia.
“Generasi muda harus dipersiapkan menjadi generasi yang berintegritas, disiplin, memiliki kompetensi, dan memiliki rasa cinta kepada bangsa dan negara. Jangan sampai bonus demografi justru menjadi beban karena kita gagal menyiapkan manusianya,” pungkasnya. (*)


























