Beranda Daerah Pemkab Karawang Targetkan 25 Desa Wisata dalam Lima Tahun

Pemkab Karawang Targetkan 25 Desa Wisata dalam Lima Tahun

KARAWANG, NarasiKita.ID — Pemerintah Kabupaten Karawang menargetkan penambahan jumlah desa wisata hingga mencapai 25 desa dalam lima tahun ke depan. Kebijakan ini ditempuh untuk meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Kepala Dinas Pariwisata dan Olahraga Karawang, Abas Sudrajat, mengatakan pengembangan desa wisata dilakukan melalui pendekatan berbasis masyarakat. Konsep tersebut menitikberatkan pada partisipasi warga, pelestarian lingkungan, serta penguatan potensi lokal.

“Desa wisata merupakan kawasan yang memiliki daya tarik, didukung fasilitas penunjang, serta kemudahan akses bagi wisatawan,” kata Abas.

Ia menambahkan, hingga akhir 2025, terdapat delapan desa di Karawang yang telah ditetapkan sebagai desa wisata. Desa tersebut meliputi Karangjaya di Kecamatan Pedes, Cintalaksana di Kecamatan Tegalwaru, Sedari di Kecamatan Cibuaya, dan Curug di Kecamatan Klari.

Berita Lainnya  Presiden Kirim Sapi Kurban 1,2 Ton ke Karawang, Pemkab Prioritaskan Distribusi untuk Warga Utara dan Anak Stunting

Selain itu, terdapat Desa Muarabaru di Kecamatan Cilamaya Wetan, Cicinde Utara di Kecamatan Banyusari, Kamojing di Kecamatan Cikampek, serta Pangulah Utara di Kecamatan Kotabaru.

Pada 2026, Pemkab Karawang berencana menambah delapan desa wisata baru sebagai bagian dari strategi pengembangan sektor pariwisata daerah.

Menurut Abas, penambahan desa wisata tidak hanya bertujuan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat serta meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

Secara geografis, Karawang dinilai memiliki posisi strategis karena berada di jalur penghubung Jakarta–Bandung dan didukung akses transportasi antarkota yang memadai.

Berita Lainnya  Bantuan Pangan Disalurkan di Desa Lenggahjaya, Sebanyak 569 KPM Terima Beras dan Minyakita

Pemkab Karawang optimistis pengembangan desa wisata yang berkelanjutan dapat mengoptimalkan potensi lokal sekaligus meningkatkan daya saing pariwisata daerah di tingkat regional maupun nasional. (Sup)

Bagikan Artikel