Beranda Daerah Forum KUB Akan Geruduk SPBU Rengasdengklok, Pertanyakan Solar Subsidi yang Sulit Diakses...

Forum KUB Akan Geruduk SPBU Rengasdengklok, Pertanyakan Solar Subsidi yang Sulit Diakses Warga

KARAWANG, NarasiKita.ID – Sulitnya masyarakat memperoleh BBM jenis Solar Subsidi di Kecamatan Rengasdengklok mulai memicu sorotan publik. Menyikapi keluhan warga, Forum Karawang Utara Bergerak (Forum KUB) menyatakan akan mendatangi SPBU 34.413.31 Rengasdengklok untuk meminta penjelasan sekaligus mendorong keterbukaan data distribusi Solar Subsidi kepada masyarakat.

Langkah tersebut dilakukan setelah warga mengeluhkan kerap kehabisan Solar Subsidi saat hendak melakukan pengisian. Ironisnya, di saat masyarakat kecamatan rengasdengklok yang mengaku kesulitan mendapatkan BBM bersubsidi, antrean kendaraan yang mengisi Solar di SPBU tersebut justru terlihat tetap ramai setiap harinya.

Kondisi itu memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai ke mana sebenarnya Solar Subsidi disalurkan, siapa saja penerimanya, serta apakah distribusinya telah berjalan sesuai peruntukan yang ditetapkan pemerintah.

Koordinator Lapangan Forum KUB, Suhendi atau yang dikenal dengan sapaan Apih Levo Pamungkas, menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin persoalan ini hanya berhenti pada keluhan warga tanpa adanya penjelasan yang jelas dari pihak terkait.

Berita Lainnya  Ketua DPRD Karawang Dukung Wacana Perda Larangan LGBT

“Solar Subsidi ini menggunakan uang negara. Masyarakat berhak tahu berapa kuota yang diterima SPBU, berapa yang disalurkan setiap hari, dan siapa saja yang menikmati subsidi tersebut. Jangan sampai warga Karawang sendiri justru kesulitan mendapatkan haknya,” tegas Apih dalam pernyataannya kepada NarasiKita.ID, Kamis (25/6/2026).

Menurutnya, keterbukaan data menjadi hal mendasar untuk menjawab berbagai dugaan dan keresahan yang berkembang di tengah masyarakat. Apalagi, Solar Subsidi merupakan komoditas yang selama ini rawan menjadi sorotan akibat persoalan penyalahgunaan, penyelewengan sasaran penerima, hingga praktik pembelian yang tidak sesuai ketentuan.

“Kami tidak ingin berspekulasi. Karena itu kami akan datang langsung meminta penjelasan. Tetapi jika distribusi sudah berjalan sesuai aturan, seharusnya tidak ada alasan untuk menutup data yang bersifat publik dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

Berita Lainnya  Bang DJ: RAKERDA I GARDU Harus Menjadi Momentum Konsolidasi dan Energi Baru Perjuangan Rakyat

Forum KUB juga mempertanyakan efektivitas pengawasan yang dilakukan oleh pihak terkait terhadap distribusi Solar Subsidi di wilayah Karawang Utara. Sebab, keluhan masyarakat mengenai sulitnya mendapatkan BBM bersubsidi bukan kali pertama terjadi.

Selain meminta klarifikasi kepada pihak SPBU, Forum KUB mendesak Pertamina Patra Niaga, BPH Migas, dan pemerintah daerah untuk turun tangan melakukan evaluasi serta memastikan distribusi Solar Subsidi benar-benar tepat sasaran.

“Jangan sampai negara menggelontorkan subsidi triliunan rupiah, tetapi masyarakat yang berhak justru kesulitan mengaksesnya. Ini bukan sekadar soal antrean di SPBU, tetapi menyangkut pengawasan, transparansi, dan keberpihakan terhadap rakyat kecil,” ujar Apih.

Berita Lainnya  Karawang Kerap Mati Listrik, Forum KUB Siap Audensi Desak PLN Buka Data Gangguan dan Skema Kompensasi

Forum KUB menyatakan siap mengajukan permohonan data dan informasi resmi kepada instansi terkait apabila keterbukaan yang diminta tidak diberikan. Bahkan, pihaknya tidak menutup kemungkinan akan melakukan penelusuran lebih lanjut terhadap pola distribusi Solar Subsidi di wilayah Karawang Utara.

“Kami ingin memastikan tidak ada ruang gelap dalam distribusi Solar Subsidi. Karena setiap liter yang disalurkan berasal dari uang rakyat dan harus dipastikan benar-benar sampai kepada yang berhak menerimanya,” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak SPBU 34.413.31 Rengasdengklok dan pihak terkait lainnya guna memperoleh penjelasan resmi mengenai distribusi Solar Subsidi yang dikeluhkan masyarakat. (Sup)

Bagikan Artikel