BEKASI, NarasiKita.ID – Sadih Muhammad Farhan, A.Md., resmi kembali menjabat sebagai Kepala Desa (Kades) Lenggahjaya, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, setelah dilantik langsung oleh Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, bersama 153 kepala desa lainnya, Rabu (4/11/2026).
Pelantikan yang berlangsung di Plaza Pemerintah Kabupaten Bekasi tersebut menjadi momentum penting bagi Sadih Muhammad Farhan. Ia kembali memperoleh kepercayaan untuk memimpin pemerintahan Desa Lenggahjaya, sekaligus menandai periode ketiganya sebagai kepala desa.
Usai prosesi pelantikan, Sadih menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian acara. Ia juga menegaskan komitmennya untuk melanjutkan berbagai program pembangunan dan pelayanan masyarakat yang telah berjalan pada periode sebelumnya.
“Alhamdulillah, saya bersyukur karena seluruh rangkaian acara pelantikan hari ini berjalan dengan lancar. Ini merupakan amanah dan kepercayaan yang harus saya jalankan dengan penuh tanggung jawab. Pada kepemimpinan periode ketiga ini, saya akan melanjutkan seluruh program yang sudah berjalan, baik di sektor pembangunan, pemerintahan, pemberdayaan masyarakat, maupun sektor lainnya,” ujar Sadih kepada NarasiKita.ID, Rabu (4/11/2026).
Periode Ketiga, Komitmen Melanjutkan Pembangunan
Memasuki periode ketiga, Sadih Muhammad Farhan menghadapi tanggung jawab besar untuk menjaga kesinambungan pembangunan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan pemerintahan desa.
Sejumlah sektor yang menjadi perhatian masyarakat antara lain pembangunan infrastruktur jalan lingkungan, peningkatan pelayanan administrasi, pemberdayaan ekonomi masyarakat, penanganan rumah tidak layak huni (Rutilahu), serta peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan warga.
Selain pembangunan fisik, transparansi pengelolaan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa (ADD) juga menjadi aspek penting yang harus terus dijaga. Pengelolaan anggaran harus dilakukan secara terbuka, akuntabel, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Kepercayaan masyarakat yang kembali diberikan kepada Sadih untuk ketiga kalinya tentu menjadi tanggung jawab yang tidak ringan. Pengalaman kepemimpinan sebelumnya diharapkan dapat menjadi modal untuk melanjutkan program yang telah berjalan sekaligus melakukan evaluasi terhadap berbagai kebutuhan masyarakat.
Kini, setelah resmi dilantik untuk periode ketiga masa jabatan 2026–2034, masyarakat Lenggahjaya menantikan realisasi komitmen tersebut dalam bentuk program nyata yang manfaatnya dapat dirasakan secara merata.
Tiga periode bukan sekadar keberlanjutan jabatan, melainkan amanah untuk terus bekerja, menjaga kepercayaan masyarakat, dan menghadirkan pembangunan yang benar-benar dirasakan warga. (MA)




























