Beranda Daerah Idul Adha di Lapas Cikarang Penuh Makna, 16 Hewan Kurban Disembelih dan...

Idul Adha di Lapas Cikarang Penuh Makna, 16 Hewan Kurban Disembelih dan 190 KK Terima Daging

BEKASI, NarasiKita.ID – Suasana Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 M di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cikarang berlangsung khidmat dan penuh makna. Perayaan hari besar umat Islam tersebut diisi dengan pelaksanaan Sholat Idul Adha hingga penyembelihan hewan kurban yang melibatkan petugas dan warga binaan pemasyarakatan.

Pelaksanaan Sholat Idul Adha digelar di Lapangan Rumput Lapas Kelas IIA Cikarang dan diikuti oleh Kepala Lapas Cikarang, jajaran pejabat manajerial, petugas Lapas, serta warga binaan pemasyarakatan yang beragama Islam.

Bertindak sebagai imam sekaligus khatib dalam pelaksanaan sholat tersebut yakni Ustadz Misbahul Ulum, S.H., dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bekasi. Dalam khutbahnya, ia menyampaikan pesan mengenai makna keikhlasan, pengorbanan, serta pentingnya meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

Usai pelaksanaan sholat, kegiatan dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban yang dilakukan panitia kurban Lapas Kelas IIA Cikarang sesuai syariat Islam. Pada Idul Adha tahun ini, sebanyak 16 ekor hewan kurban disembelih, terdiri dari 12 ekor sapi dan empat ekor kambing.

Berita Lainnya  Kapolres Metro Bekasi Tegaskan Tindak Dugaan Solar Subsidi di Proyek SS Kalibutek

Sebagai bentuk kepedulian sosial dan penguatan hubungan dengan masyarakat sekitar, dua ekor sapi tidak disembelih di lingkungan Lapas, melainkan disalurkan kepada desa binaan.

Kepala Lapas Kelas IIA Cikarang, Urip Dharma Yoga, menjelaskan bahwa penyaluran tersebut dilakukan untuk memperluas manfaat ibadah kurban kepada masyarakat sekitar.

“Selain melakukan penyembelihan hewan kurban di dalam Lapas, kami juga menyalurkan satu ekor sapi kepada Mushola Jamilah Nur Sobar RT 014 RW 008 Desa Pasirtanjung, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi dan satu ekor sapi lainnya kepada Mushollah Nurul Falah Kampung Sampora RT 002 RW 010 Desa Pasirtanjung, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi,” ujar Urip Dharma Yoga di sela kegiatan penyembelihan.

Berita Lainnya  Ketua DPRD Karawang Dorong Penguatan Budaya Sunda di Tengah Gempuran Budaya Luar

Ia menjelaskan proses penyembelihan dilaksanakan dengan memperhatikan aspek kebersihan, kesehatan, keamanan, serta ketentuan syariat Islam agar pelaksanaan ibadah kurban berjalan baik dan sesuai aturan.

Sementara itu, daging hasil penyembelihan dipotong, ditimbang, dan dikemas oleh panitia bersama warga binaan yang turut dilibatkan dalam kegiatan tersebut sebagai bagian dari pembinaan kepribadian, keterampilan, serta penanaman nilai gotong royong.

“Seluruh proses pengolahan dan pendistribusian daging kurban dilaksanakan secara tertib, terkoordinasi, dan transparan untuk memastikan pemerataan distribusi kepada seluruh pihak yang berhak menerima,” kata Urip.

Ia menambahkan, selain dua ekor sapi yang disalurkan kepada desa binaan, panitia kurban Lapas Kelas IIA Cikarang juga mendistribusikan sebanyak 190 bungkus daging kurban kepada 190 Kepala Keluarga (KK) di lingkungan sekitar Lapas.

Berita Lainnya  Komisi II DPRD Karawang Warning Keras Koperasi Pindodeli: Segera Kembalikan Hak Eks Anggota!

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi pelaksanaan ibadah semata, tetapi juga menjadi sarana membangun nilai-nilai sosial di lingkungan pemasyarakatan.

“Kegiatan ini menjadi sarana untuk menumbuhkan nilai kepedulian sosial, kebersamaan, solidaritas, dan rasa syukur di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cikarang,” terangnya.

Seluruh rangkaian kegiatan Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 M kemudian ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan kegiatan.

“Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan pelaksanaan kegiatan keagamaan sebagai sarana pembinaan kepribadian dan spiritual bagi warga binaan pemasyarakatan, serta memperkuat sinergi antara petugas dan warga binaan dalam pelaksanaan kegiatan sosial keagamaan guna menumbuhkan nilai kebersamaan dan kepedulian sosial,” pungkas Urip Dharma Yoga. (MA)

Bagikan Artikel